MONTANA - Tanaman yang ditumbuhi jamur menghasilkan campuran hidrokarbon yang bisa dijadikan bahan bakar diesel. Dengan hasil temuan terbaru, ilmuwan berharap mereka bisa membelah gen DNA jamur untuk dicangkokkan ke mikroorganisma lain dan memprosesnya menjadi bahan bakar.
Mahalnya harga bahan bakar gas dan minyak bumi membuat negara-negara maju dan juga berkembang berupaya mencari cara untuk mendapat sumber energi alternatif.
Pravda, Kamis (6/8/2009) melansir, bahan bakar alternatif berbasis ethanol yang dihasilkan dari jagung atau batang tebu, belum cukup mengatasi masalah ini. Pasalnya, untuk memproduksi satu liter ethanol membutuhkan hidrokarbon mentah dalam jumlah yang sama. Hidrokarbon adalah bahan kimia yang bisa menghasilkan bahan bakar diesel.
Masalah ini kemungkinan besar akan segera terpecahkan dengan bantuan jamur parasit mikroskopik yang hidup di dalam substansi kayu sebuah pohon dan memecah selulosa sehingga menghasilkan campuran hidrokarbon.
Selulosa kayu menjadi tempat terbaik bagi jamur penghasil hidrokarbon untuk menghasilkan bahan bakar. Namun untuk mengambilnya, sangat sulit karena harus memecah struktur selulosa kayu yang kuat. Diperlukan enzim khusus untuk proses tersebut.
Para peneliti studi ini mengatakan, bahan sedikit bahan bakar diesel yang dihasilkan jamur ini akan cukup memberikan tenaga bagi satu buah traktor untuk bekerja.
Oleh karenanya, mereka terus mengembangkan temuan ini. Menurut mereka, sangat mungkin mengadakan analisa genetik pada jamur dan mendeteksi gen serta mencangkoknya pada organisma lain untuk menghasilkan bahan bakar dari kayu berjamur.
sumber: okezone (Senin, 3 Agustus 2009 - 14:31 wib)
Bahan Bakar Alternatif Terbaru dari Jamur
Kisah Lahirnya Email
EMAIL saat ini sudah menjadi alat komunikasi populer yang digunakan di seluruh belahan dunia.Semuanya bermula pada tahun 1968 di sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN). Perusahaan ini dipekerjakan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan sesuatu yang disebut ARPANET, yang kemudian berubah menjadi internet. ARPANET merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency Network, dan bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain.
Pada tahun 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut SNDMSG. Program ini bukan merupakan program baru, sebenarnya program tersebut sudah ada selama sekian tahun. Dengan standar masa kini, program tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama.
Kotak surat pada saat itu adalah sebuah dokumen teks yang dapat memiliki teks tambahan yang ditambahkan pada bagian akhir. Data dapat dimasukkan, tetapi tidak dapat dihapus atau diubah. Nama dari kotak surat tersebut adalah nama dokumen teks.
Ray yang ditugaskan untuk membuat aplikasi sederhana ini mampu malakukan sedikit hal lain. Kemudian diketahui ia sedang mengerjakan sesuatu yang disebut CYPNET, yang dimaksudkan untuk mentransfer file antar komputer dalam ARPANET. "Ide yang muncul dalam benak saya adalah CYPNET dapat menambahkan materi ke dalam kotak surat seperti yang dapat dilakukan SNDMSG," jelas Ray.
Maka ia memodifikasi CYPNET untuk dapat melakukan satu tugas tambahan: menambahkan sesuatu ke dalam sebuah file. Hal ini cukup mudah dan perubahan tersebut dilakukan secara cepat.
Setelah itu, Ray membuat keputusan yang telah merubah sejarah. Ia menciptakan format alamat email. Ia mendeskripsikannya? Sebagai berikut, alamat kotak surat, tanda @, lalu diikuti nama mesin. Ia menggunakan tanda @ karena “sepertinya masuk akal. Saya menggunakan tanda @ untuk menandai bahwa si pengguna ada di/atau host lain selain berada di local area.
Ia mengirim pesan pada dirinya, yang isinya sudah hilang ditelan waktu. Pesan Email pertama segera terkirim antara dua noda PDP-10 dalam jaringan ARPANET. Sejarah telah dibuat.
Eudora Mail
Salah satu program email pertama yang terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah Eudora. Email ini pertama kali ditulis pada tahun 1988 oleh Steve Dorner. Pada saat itu ia adalah seorang karyawan di University of Illinois.
Eudora diambil dari nama almarhum Eudora Welty, seorang penulis dari Amerika. Eudora adalah client email pertama yang menyediakan antarmuka grafis. Pada saat pertama muncul email ini bersifat gratis, meskipun kemudian setelah dibeli oleh Qualcomm pada tahun 1994, Eudora menjadi produk professional.
Seperti aplikasi lain dalam web, Eudora adalah raja selama beberapa tahun, kemudian dengan cepat digantikan oleh client email dari Netscape dan Internet Explorer. Kedua client email tersebut menjadi popular tidak hanya karena mereka lebih baik dari Eudora, tapi juga karena mereka disediakan secara cuma-cuma dengan web browser
Jeans baru benar-benar naik pangkat di tahun 1980-an. Ketika itu banyak perancang terkenal seperti Armani, Klein dan Versace yang mengangkat jeans sebagai bahan yang bisa tampil sama anggunnya dengan bahan pakaian lain. Memang sih, jeans sempat tidak ngetop di era grunge tahun 1990an. Namun dengan cepat melakukan come-back di dunia fashion. Kini orang bahkan mengenaian jeans untuk berbagai kesempatan, termasuk untuk berdress down Friday alias berbaju santai ke kantor di hari Jum'at. Di Indonesia jeans bahkan sudah sering dikenakan bersama kebaya encim ataupun dikenakan ke pesta bersama dengan bahan pakaian yang glamour seperti sutera.
Sekarang ini, celana jeans sudah masuk ke kehidupan kita sehari-hari dan bukan cuma monopoli kaum pekerja seperti kegunaannya di jaman dulu. Jutaan orang memang masih memakai jeans untuk bekerja, tapi kali ini bukan untuk bekerja di pertambangan tapi untuk kerja kantoran. It's a legend that rise, salute to Strauss.
Penemu Celana Jeans
Celana Jeans dimulai dari Genoa, Italia ditempat ini celana jeans diproduksi untuk keperluan angkatan laut, sebagai celana yang dapat dipakai basah ataupun kering. Nama jeans sendiri didapat dari bahasa Perancis yang menyebut celana warna biru asal Genoa ini sebagai bleu de Gnes. Sedangkan di benua Amerika kedatangan jeans dimulai di tahun 1872, pada saat itu demam emas melanda Amerika. Seorang pemuda berusia 20 tahun bernama Levi Strauss berniat mengadu nasib ke New York. Di tempat asalnya Strauss adalah seorang penjual pakaian. Strauss berangkat ke California dengan hanya berbekal beberapa potong tekstil yang akan dijuanya selama perjalanan ke barat.
Karena memang hanya berbekal nekat, Levi Strauss akhirnya sampai di California dengan menjual semua barangnya kecuali yang tersisa adalah segulung kanvas. Dengan segulung kanvas tersebut Strauss berusaha membuat sepotong celana kerja yang dicoba dijualnya kepada para pekerja tambang didaerah tersebut. Ternyata celana dengan bahan kanvas milik Strauss laku keras, banyak pekerja tambang yang membeli celana kanvas dari Strauss karena celana dari bahan canvas tidak mudah rusak atau sobek serta tahan lama. Namun masih banyak juga mereka yang masih tidak suka dengan bahan kanvas olahan Strauss. Hal yang membuat dia mulai berimprovisasi dengan membuat dari bahan lain yang dipesan dari Genoa Italia. Para pemintal di sana menyebut bahan tersebut dengan "genes" dan Strauss mengubah namanya menjadi "jeans" dan mulailah Strauss memproduksi celana jeans yang pertama dan diberi merk "Levi's".
Dalam waktu singkat celana ini sudah menjadi celana resmi para penambang, hal yang membuat Jacob Davis seorang pengusaha sukses kemudian mengajak kerjasama Strauss. Sebagai seorang businessman, naluri dagang Levi pun muncul, ia kemudian mengajak Davis partneran dan di tahun 1873 mereka berhasil mendapatkan hak paten. Setelah paten berhasil didapatkan, langsung saja para pekerja tambang di California memakai celana jeans ini sebagai seragam tidak resmi mereka selama bekerja. Karena populer di kalangan pekerja tambang inilah, jeans kemudian jadi simbol status ekonomi dan diasosiasikan dengan kelas pekerja. Di tahun 1920, Levi's Waist Overalls menjadi produk celana kerja yang paling laku di bagian Selatan Amerika, dan walau sekarang bahannya sudah digantikan dengan denim namun banyak orang masih menyebutnya sebagai celana jeans.
Di tahun 1930-an, kepopuleran jeans mulai terdongkrak, hal ini juga tidak bisa dipisahkan dari kepopuleran film koboi. Dalam waktu singkat semua cowok (tua/muda) jatuh cinta sama jeans dan berusaha untuk meniru idola mereka di dalam film. Memakai jeans memang dipergunakan untuk membuat sebuah statement. Tahun 60-an dan 70-an jeans dibuat ulang (mulai dengan bentuk bell-bottom, didekorasi dengan manik, sulaman dan bahkan dicat) dan menjadi simbol penampilan casual untuk generasi yang lebih bebas.
Pada masa Perang Dunia II, giliran para serdadu Amerika yang gemar mengenakannya selagi sedang tidak bertugas. Lain lagi ceritanya di tahun 1950-an. Jeans mendadak menjadi must have item di kalangan anak-anak muda. Apa pemicunya? Ternyata tak lain penampilan cool James Dean, bintang belia yang meninggal muda karena kecelakaan di saat namanya justru sedang kondang-kondangnya. Trend kembali bergulir di tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. Gaya hidup menggelandang ala Hippy menciptakan kreasi baru. Gadis-gadis hippy suka mengenakan jeans yang dihiasi dengan sulaman atau lukisan cat. Di akhir tahun 1970, dunia dikejutkan dengan penampilan si cantik Brooke Shields yang menjadi model jeans produksi Calvin Klein.
Mouse Komputer Mulanya dari Kayu
Barangkali kita sudah sangat akrab dengan benda yang namanya mouse komputer. Meski nampaknya sepele, benda sebesar kepalan tangan ini sangat membantu pekerjaan kita sehari-hari, utamanya yang selalu berhubungan dengan komputer. Mouse pertama dibuat dari bahan dasar dari kayu dan mempunyai 1 tombol saja
Tapi, tahukah Anda bahwa mouse awal mulanya hanya bisa dipakai oleh orang yang terlatih di bidang grafis. Sebab, pada sekitar tahun 1968, komputer memang masih sangat jarang. Penggunanya hanya kalangan terbatas. Bahkan, untuk mengoperasikan pun butuh keahlian tertentu.
Pada awalnya Mouse ini berfungsi untuk ‘memotong’, ‘mengkopi’, dan ‘mem-paste’ teks, sebagai sarana bantu dalam kolaborasi proyek ataupun untuk melakukan peng-edit-an dokumentasi. Di jaman sekarang, fungsi tetikus ini sudah beraneka ragam, seiring dengan semaking canggihnya si Mouse ini. Dia bisa melakukan ’scroll’ terhadap layar, kemudian bisa untuk memainkan musik, dan masih banyak lagi
Karena itu, seorang penemu di bidang komputer, Douglas Engelbart, mencoba membuat sebuah alat untuk memudahkan proses kerja jika seseorang menggunakan komputer. Douglas yang dikenal sebagai pemuda cerdas dengan 40 lebih penemuan yang sudah dipatenkan, kemudian mendemonstrasikan alat bantu itu dalam acara Fall Joint Computer Expo di San Francisco pada 9 Desember 1968.
Sejak saat itu, arah perkembangan komputer berjalan makin cepat. Bahkan, bisa dikatakan, benda yang mirip tikus, karena kabel kecilnya di tengah menjulur panjang seperti ekor tikus, telah mengubah jalan industri komputer dunia. Komputer jadi lebih user friendly hingga komputer bisa dipakai oleh siapa saja. Namun, tak hanya itu, Douglas pun kemudian terus berinovasi. Ia di antaranya memelopori telekonferensi melalui komputer, pembuatan hypermedia, dan aneka perangkat penunjang untuk komputer lainnya.
Berbagai penemuan itu membuat Douglas pada tahun 1998 mendapat penghargaan National Inventors Hall of Fame. Ia juga sempat mendapat penghargaan dengan nilai terbesar dalam sejarah penemuan, yakni US$500 ribu dari Lemelson-MIT. Meski begitu, ia selalu merendah. Baginya, semua yang dilakukan adalah untuk menginspirasi orang lain, agar lebih banyak orang mampu berjuang mewujudkan impiannya.
Asal Kisah Lilin di Atas Kue Ulang Tahun
Dikisahkan pada zaman dahulu, Artemis Sang Dewi Bulan dari Yunani sangat berterima kasih atas kue ulang tahunnya. Ia mendapatkan kue madu yang berbentuk bulan untuk merayakan hari ulang tahunnya (Try to thinking : Seorang Dewi Bulan yang memotong-motong kue berbentuk bulan dan kemudian memakannya) dan kita mengikutinya dengan membuat kue berbentuk bundar untuk merayakan ulang tahun kita. Ide menyalakan sejumlah lilin di atas kue ulang tahun sesuai usia manusia juga berasal dari Yunani. Paranormal mengatakan bahwa jika manusia meniup semua lilin hanya dengan sekali tiup setelah menyebutkan keinginannya, maka keinginan itu akan terwujud (selama manusia atersebut tidak memberitahukan keinginan itu kepada siapapun).
Ada juga mitos yang mengatakan bahwa ketika memakan kata-kata yang ada di atas kue, kata-kata tersebut akan menjadi kenyataan. Jadi dengan memakan “Happy Birthday” akan membawa kebahagiaan.
Tradisi lain juga mengatakan bahwa cara menjalani hari ulang tahun menjadi pola kehidupan sepanjang tahun berikutnya. Untuk itu, usahakanlah untuk tidak menangis pada hari ulang tahun kita. Sebab jika hal tersebut dilakukan, kita akan menangis sepanjang tahun itu.
Terkait dengan artikel diatas, jangan menyalah gunakan makna karena hal-hal tersebut hanyalah sebuah mitos, maka rayakanlah ulang tahun anda sesuai dengan ajaran agama anda dan jangan biarkan lingkungan anda terpengaruhi atau terjerumus ke hal-hal kecil yang menyesatkan.






