Mengapa Hawa Diciptakan Saat Adam As Tertidur?
Allah swt swt menciptakan adam as sebagai manusia pertama yang ada dan tinggal di surga...
pada awal penciptaanya, Adam as tinggal seorang diri di dalam surga sehingga ia merasakan kesepian. maka ketika adam as tertidur, Allah swt menciptakan pasangannya hawa untuk teman hidupnya dari salah satu tulang rusuknya. tahukah saudarku apa hikmah dan apa sebabnya kenapa hawa diciptakan dari adam ketika adam as tertidur?? kenapa Allah swt tidak menciptakannya ketika adam as tersadar??
konon katanya seorang lelaki apabila merasakan sakit atau tersakiti maka dengan cepat ia akan membenci apa yang membuatnya merasa sakit. berbeda dengan seorang perempuan ketika ia merasa tersakiti ia tidak langsung cepat membencinya justru semakin bertambah rasa kelembutan dan cintanya. kerananya, andaikan saja hawa diciptakan dari adam saat adam as tersadar. adam pasti akan merasakan sakit saat penciptaan hawa lantas membencinya. akan tetapi Allah swt menciptakan hawa ketika adam as tertidur sehingga adam tidak merasakan sakit dan ia tidak membencinya.
coba kita lihat ketika seorang perempuan hendak melahirkan. ia dalam keadaan tersadar dan merasakan sakit yang sangat luar biasa bahkan ia melihat kematian ada di depannya. akan tetapi ia justru semakin bertambah kelembutannya juga mencintai putra yang dilahirkannya bahkan ia pun rela berkorban nyawa untuk kehidupan putranya.
mari kita kembali ke adam dan hawa.
hawa diciptakan dari tulang rusuk adam as yang bengkok. tulang rusuk yang berfungsi melindungi hati atau organ tubuh bagian dalam tubuh. lalu hikmahnya apalagi? tahukah saudaraku sebab kenapa Allah swt menciptakan hawa dari tulang rusuk yang bengkok?
adalah karena Allah swt menciptakan hawa untuk menjaga hati. inilah peran kaum hawa "penjaga hati", maka ia diciptakan dari tempat yang berperan dan berinteraksi dengan hati. berbeda dengan adam yang diciptakan dari tanah. karena ia akan berperan dan berinteraksi dengan tanah. ia mampu berperan sebagai seorang petani, atau tukang bangunan, atau tukang batu dan sebagainya. tidak halnya seorang perempuan. ia akan berperan dan berinteraksi dengan hati dan dengan kelembutannya. ia mampu menjadi seorang ibu yang tulus, sebagai seorang saudari yang penuh kasih sayang, sebagai seorang gadis yang lembut, sebagai seorang istri yang setia.
sejenak kita simpan dulu kisah penciptaan adam dan hawa.
dalam ilmu kedokteran, dikatakan bahwa fungsi dari tulang rusuk adalah salah satunya menjaga organ tubuh bagian dalam dari benturan atau pukulan yang ringan sekalipun yang dapat merusak organ tubuh bagian dalam seperti hati. maka itulah Allah swt swt sebagai pencipta yang sempurna menciptakan tulang rusuk yang berfungsi untuk menjaga hati dan menjadikanya melengkung sebagai pelindung hati dari sisi yang lain. maka seandainya tidak ada tulang rusuk dan tidak berbentuk melengkung organ tubuh bagian dalam tidak dapat terlindungi dan bisa menyebabkan kematian hanya dengan sebab sebuah benturan yang ringan dari luar tubuh.
jadi, berbanggalah wahai kaum hawa yang telah diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. karena ia mampu menjaga dan melindungi hati dari berbagai sisi. dan hendaknya bagi kaum adam tidak mencoba untuk meluruskannya. jika seorang laki-laki mencoba berusaha meluruskannya pasti ia akan pecah. Dan seperti itulah yang digambarkan nabi saw.
bengkoknya tulang rusuk adalah sebagai gambaran sifat feminim dan kelambutan seorang perempuan. maka wahai kaum adam, jangan sekali-kali merendahkan kefeminisan kaum hawa. sunggu ia memang diciptakan dengan tabiat seperti itu, dia cantik dengan seperti itu dan engkau membutuhkannya tetap seperti itu. sanjunglah dengan kelambutannya dan jangan mempermainkan perasaannnya. dan wahai kaum hawa, jaganlah merasa rendah dengan tabiatmu seperti itu. sungguh ia adalah tabiat yang indah dan dunia membutuhkannya.
Keajaiban Air Mata
Air mata, yang diasumsikan banyak orang sebagai "air yang asin yang keluar ketika menangis", sebenarnya adalah cairan yang sangat spesial.
Tugas pertamanya adalah untuk melindungi mata dari mikroba, enzim "lysozyme" di dalamnya mampu menghancurkan berbagai macam bakteri dan untuk membunuh mikroba. Mata dilindungi dari infeksi melalui lysozyme. Zat ini bahkan lebih efektif daripada zat pembasmi kuman yang kuat yang digunakan untuk membersihkan gedung dari mikroba.
Dan bagaimana mungkin pembasmi kuman yang begitu efektif tersebut tidak membahayakan mata dan sebaliknya malah melindungi dengan sempurna? inilah tingginya karya seni ciptaan ALLAH. Airmata diciptakan dengan cara yang sangat tepat dan berkenaan dengan struktur kimianya. Koordinasi sempurna ini yang hadir di tiap segi kehidupan berlaku juga bagi mata dan air mata.
Ada juga sistem lubrikasi pada mata, sistem ini mencegah mata yang berubah arah pada empat arah berbeda untuk ratusan kali, dari kerusakan akibat gerakan-gerakan ini.
Air mata adalah anugerah yang diberikan Allah SWT:
Dia-lah ALLAH Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia Memiliki nama-nama yang indah. Apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (QS al-Hasyr: 24)
Burung Pemakan Ikan
Seekor burung pemakan ikan tengah duduk di samping sebuah kolam kecil yang jernih airnya. Ia asik memandang ikan kecil dan sedang yang tengah berenang di dalam air. Hatinya begitu tersiksa setiap kali melihat ikan-ikan itu dengan bebasnya berenang. Karena ia begitu ingin menangkap dan memakannya. Tapi apa daya ia sudah terlalu tua dan tidak mampu untuk menangkap ikan bahkan ikan yang paling kecil sekalipun.
Di balik mata air yang tenang ada dunia yang penuh dengan kegalauan dan hasrat. Karena bila kondisi seperti ini terus berlanjut, burung pemakan ikan yang sudah tua ini harus merelakan dirinya mati kelaparan. Ketika ia melihat ke dalam air, sesaat ia berpikir untuk menerapkan tipu daya demi memenuhi perutnya yang kosong. Ia mulai mendekat kolam kecil itu dan duduk tepat di samping rumah seekor kepiting. Setelah itu ia mulai berteriak seakan-akan merasakan kesakitan.
Kepiting keluar dari rumahnya dan bertanya, “Apa yang sedang terjadi padamu? Mengapa engkau terlihat begitu kusut dan sedih?”
Burung pemakan ikan menjawab, “Dunia yang ada ini tidak memberikan tempat kepadaku untuk bergembira dan merasa senang. Sudah lama aku tinggal di dekat kolam kecil ini. Hari ini ada dua orang pencari ikan yang melewati tempat ini. Ketika mereka melihat mata air yang penuh dengan ikan, mereka berencana dua atau tiga hari ke depan mereka akan mendatangi tempat ini setelah menangkap ikan di danau lain. Bila mereka tiba di sini, rencanaya semua ikan yang ada di sini akan ditangkap dan dibawa pulang.”
Kepiting mengabarkan apa yang disampaikan oleh burung pemakan ikan itu kepada ikan-ikan yang ada di kolam itu. Begitu mendengar berita itu, ikan-ikan sangat ketakutan. Mereka berkumpul dan mengelilingi kepiting. Salah satu dari ikan-ikan itu berkata, “Sekarang, bagaimana kita dapat keluar dari kolam ini? Kita sendiri tidak mungkin dapat melakukan itu. Satu-satunya yang dapat menolong kita adalah burung pemakan ikan. Kita harus menghadapnya.”
Ikan-ikan bersama kepiting berenang mendekati pinggir kolam untuk bermusyawarah dengan burung pemakan ikan. Burung pemakan ikan yang tidak punya kerjaan dan sedang duduk bermalas-malasan di pinggir kolam begitu gembira menyaksikan ikan-ikan mendekati pinggir kolam. Ia mengerti bahwa tipu dayanya mulai menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.
Ikan-ikan itu bertanya kepadanya, “Menurutmu berapa lama lagi para pencari ikan itu akan mendatangi tempat ini?”
Burung pemakan ikan merapatkan sayapnya dan berkata, “Saya tidak tahu kapan tepatnya, tapi yang saya pahami, satu atau dua hari lagi mereka akan kembali ke tempat ini.”
Ikan-ikan bertanya lagi, “Apakah engkau bersedia menolong kami?”
Burung pemakan ikan yang menanti usulan seperti ini dengan segera berkata, “Tentu saja saya siap membantu kalian. Benar, kita selama ini adalah musuh, tapi ketika melihat kalian dalam kondisi sulit, maka kita harus saling membantu. Saya tahu ada kolam lain yang tidak jauh dari kolam ini dan tidak ada pencari ikan yang tahu tempatnya. Tapi kalian tahu bahwa aku ini sudah tua dan lemah. Saya tidak dapat membawa kalian secara keseluruhan. Untuk membawa kalian satu persatu ke sana membutuhkan satu hingga dua hari.” Ikan-ikan akhirnya menerima usulan burung pemakan ikan.
Burung pemakan ikan mulai melakukan pekerjaannya. Setiap harinya dalam dua tahap ia membawa beberapa ekor ikan dari kolam itu dan langsung memakannya. Selama beberapa hari burung pemakan ikan yang licik itu melanjutkan kerjanya dan ia berhasil memenuhi perutnya dengan ikan-ikan itu.
Setelah beberapa hari berlalu, kepiting berkata kepada burung pemakan ikan, “Saya ingin sekali melihat kolam lain yang engkau ceritakan itu dan setelah bertemu ikan-ikan yang engkau bawa ke sana, saya akan menceritakan keceriaan mereka kepada teman-temannya.”
Burung pemakan ikan berkata dalam hati, “Tampaknya kepiting mulai mengkhawatirkan kondisi ikan-ikan yang rencananya harus aku bawa ke kolam lain. Bila ini berlanjut, kekhawatiran ini akan menyebar kepada ikan-ikan yang ada di kolam dan mereka akan meragukan kejujuranku. Lebih baik aku membawanya berkumpul dengan “teman-temannya” agar dapat lolos dari gangguannya.”
Setelah itu burung pemakan ikan berkata kepada kepiting, “Ide yang baik sekali. Mari kita pergi sekarang juga. Naiklah ke punggungku dan kau akan kubawa ke tempat ikan-ikan itu. Kita akan sampai di sana tidak lebih dari satu jam perjalanan dan setelah itu kita kembali.”
Kepiting menerima tawaran itu. Ia lalu naik ke punggung burung pemakan ikan dan terbang di udara. Burung pemakan ikan ingin menjauhkan kepiting dari kolam penuh ikan itu dan di suatu tempat ia melemparkan kepiting ke bawah. Tapi burung pemakan ikan salah perkiraan. Ternyata kepiting sangat cerdas. Karena sekelabatan ia melihat tulang-tulang ikan di bukit. Ia tahu bahwa ikan-ikan yang dibawa burung pemakan ikan tidak pernah sampai di kolam yang dijanjikan. Mereka dibawa ke satu tempat dan dimakan di sana. Kepiting mulai merasa jiwanya juga sedang terancam. Untuk itu ia memutuskan untuk membalaskan dendam ikan-ikan itu.
Kepiting mulai melingkarkan tangannya di leher burung pemakan ikan. Dengan otot-otot tangannya yang kuat ia mulai mencekik leher burung pemakan ikan. Karena lehernya tercekik dan tidak mampu lagi bernapas, burung pemakan ikan dan kepiting keduanya terhempas ke bawah. Setelah yakin bahwa burung pemakan ikan telah mati, kepiting baru melepaskan jepitan tangannya di leher burung itu. Dengan segera ia kembali ke kolam dan mengabarkan apa sesungguhnya yang terjadi. Ia menceritakan segala makar yang dilakukan burung pemakan daging dan sekaligus kematiannya. Ikan-ikan begitu sedih mendengar kematian teman-temannya. Tapi mereka akhirnya memahami untuk tidak mudah percaya omongan musuh, bahkan mereka tidak boleh menanti kebaikan dari musuh.
Di balik mata air yang tenang ada dunia yang penuh dengan kegalauan dan hasrat. Karena bila kondisi seperti ini terus berlanjut, burung pemakan ikan yang sudah tua ini harus merelakan dirinya mati kelaparan. Ketika ia melihat ke dalam air, sesaat ia berpikir untuk menerapkan tipu daya demi memenuhi perutnya yang kosong. Ia mulai mendekat kolam kecil itu dan duduk tepat di samping rumah seekor kepiting. Setelah itu ia mulai berteriak seakan-akan merasakan kesakitan.
Kepiting keluar dari rumahnya dan bertanya, “Apa yang sedang terjadi padamu? Mengapa engkau terlihat begitu kusut dan sedih?”
Burung pemakan ikan menjawab, “Dunia yang ada ini tidak memberikan tempat kepadaku untuk bergembira dan merasa senang. Sudah lama aku tinggal di dekat kolam kecil ini. Hari ini ada dua orang pencari ikan yang melewati tempat ini. Ketika mereka melihat mata air yang penuh dengan ikan, mereka berencana dua atau tiga hari ke depan mereka akan mendatangi tempat ini setelah menangkap ikan di danau lain. Bila mereka tiba di sini, rencanaya semua ikan yang ada di sini akan ditangkap dan dibawa pulang.”
Kepiting mengabarkan apa yang disampaikan oleh burung pemakan ikan itu kepada ikan-ikan yang ada di kolam itu. Begitu mendengar berita itu, ikan-ikan sangat ketakutan. Mereka berkumpul dan mengelilingi kepiting. Salah satu dari ikan-ikan itu berkata, “Sekarang, bagaimana kita dapat keluar dari kolam ini? Kita sendiri tidak mungkin dapat melakukan itu. Satu-satunya yang dapat menolong kita adalah burung pemakan ikan. Kita harus menghadapnya.”
Ikan-ikan bersama kepiting berenang mendekati pinggir kolam untuk bermusyawarah dengan burung pemakan ikan. Burung pemakan ikan yang tidak punya kerjaan dan sedang duduk bermalas-malasan di pinggir kolam begitu gembira menyaksikan ikan-ikan mendekati pinggir kolam. Ia mengerti bahwa tipu dayanya mulai menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.
Ikan-ikan itu bertanya kepadanya, “Menurutmu berapa lama lagi para pencari ikan itu akan mendatangi tempat ini?”
Burung pemakan ikan merapatkan sayapnya dan berkata, “Saya tidak tahu kapan tepatnya, tapi yang saya pahami, satu atau dua hari lagi mereka akan kembali ke tempat ini.”
Ikan-ikan bertanya lagi, “Apakah engkau bersedia menolong kami?”
Burung pemakan ikan yang menanti usulan seperti ini dengan segera berkata, “Tentu saja saya siap membantu kalian. Benar, kita selama ini adalah musuh, tapi ketika melihat kalian dalam kondisi sulit, maka kita harus saling membantu. Saya tahu ada kolam lain yang tidak jauh dari kolam ini dan tidak ada pencari ikan yang tahu tempatnya. Tapi kalian tahu bahwa aku ini sudah tua dan lemah. Saya tidak dapat membawa kalian secara keseluruhan. Untuk membawa kalian satu persatu ke sana membutuhkan satu hingga dua hari.” Ikan-ikan akhirnya menerima usulan burung pemakan ikan.
Burung pemakan ikan mulai melakukan pekerjaannya. Setiap harinya dalam dua tahap ia membawa beberapa ekor ikan dari kolam itu dan langsung memakannya. Selama beberapa hari burung pemakan ikan yang licik itu melanjutkan kerjanya dan ia berhasil memenuhi perutnya dengan ikan-ikan itu.
Setelah beberapa hari berlalu, kepiting berkata kepada burung pemakan ikan, “Saya ingin sekali melihat kolam lain yang engkau ceritakan itu dan setelah bertemu ikan-ikan yang engkau bawa ke sana, saya akan menceritakan keceriaan mereka kepada teman-temannya.”
Burung pemakan ikan berkata dalam hati, “Tampaknya kepiting mulai mengkhawatirkan kondisi ikan-ikan yang rencananya harus aku bawa ke kolam lain. Bila ini berlanjut, kekhawatiran ini akan menyebar kepada ikan-ikan yang ada di kolam dan mereka akan meragukan kejujuranku. Lebih baik aku membawanya berkumpul dengan “teman-temannya” agar dapat lolos dari gangguannya.”
Setelah itu burung pemakan ikan berkata kepada kepiting, “Ide yang baik sekali. Mari kita pergi sekarang juga. Naiklah ke punggungku dan kau akan kubawa ke tempat ikan-ikan itu. Kita akan sampai di sana tidak lebih dari satu jam perjalanan dan setelah itu kita kembali.”
Kepiting menerima tawaran itu. Ia lalu naik ke punggung burung pemakan ikan dan terbang di udara. Burung pemakan ikan ingin menjauhkan kepiting dari kolam penuh ikan itu dan di suatu tempat ia melemparkan kepiting ke bawah. Tapi burung pemakan ikan salah perkiraan. Ternyata kepiting sangat cerdas. Karena sekelabatan ia melihat tulang-tulang ikan di bukit. Ia tahu bahwa ikan-ikan yang dibawa burung pemakan ikan tidak pernah sampai di kolam yang dijanjikan. Mereka dibawa ke satu tempat dan dimakan di sana. Kepiting mulai merasa jiwanya juga sedang terancam. Untuk itu ia memutuskan untuk membalaskan dendam ikan-ikan itu.
Kepiting mulai melingkarkan tangannya di leher burung pemakan ikan. Dengan otot-otot tangannya yang kuat ia mulai mencekik leher burung pemakan ikan. Karena lehernya tercekik dan tidak mampu lagi bernapas, burung pemakan ikan dan kepiting keduanya terhempas ke bawah. Setelah yakin bahwa burung pemakan ikan telah mati, kepiting baru melepaskan jepitan tangannya di leher burung itu. Dengan segera ia kembali ke kolam dan mengabarkan apa sesungguhnya yang terjadi. Ia menceritakan segala makar yang dilakukan burung pemakan daging dan sekaligus kematiannya. Ikan-ikan begitu sedih mendengar kematian teman-temannya. Tapi mereka akhirnya memahami untuk tidak mudah percaya omongan musuh, bahkan mereka tidak boleh menanti kebaikan dari musuh.
Christopher Columbus: menegakkan sebuah telur
Suatu hari, setelah keberhasilan Christopher Columbus dalam ekspedisinya menemukan benua Amerika..
Diadakan pesta yang meriah untuk merayakan keberhasilannya..
di pesta itu, yang hadir tidak hanya orang2 yang simpati dengan dia, tetapi juga orang2 yang tidak suka, atau iri dengannya..Para bangsawan yang iri itu selalu berkata, “Kalau cuma menemukan benua baru sih, kita juga bisa.. dia cuma beruntung!”
Omongan tak sedap itu, akhirnya sampai ke telinga Columbus..
Akhirnya dia pun berkata pada semua yang hadir di pesta itu..
“Barang siapa yang bisa menegakkan telur rebus ini di atas meja, maka akan saya berikan sebagian kekayaan saya..” kata Columbus sambil memegang sebuah telur rebus..
Tentu saja, para bangsawan itu tertarik.. mereka smua berusaha menegakkan telur rebus itu..
Namun, setelah satu jam berlalu, tidak satu pun diantara mereka yang bisa menegakkan telur itu.. telur rebus itu selalu jatuh, dan tidak pernah mau tegak.. hal yang wajar, memang..
Akhirnya, salah seorang di antara mereka berteriak, “Kau mau mempermainkan kami yah, Columbus?!! Mana mungkin telur rebus bisa tegak?!!”
Columbus hanya tersenyum dan berkata, “Kalau begitu, sayembaranya kita sudahi sampai disini..” dia mengambil sebuah telur rebus. “Tentu saja telur rebus bisa ditegakkan!”
Semua orang penasaran dengan apa yang akan dilakukan olehnya. Ternyata, Columbus, dengan santainya menegakkan telur itu diatas meja, lalu menekannya, hingga bagian bawah telur rebus itu remuk, dan akhirnya bisa berdiri dengan tegak..
Semua orang tercengang, dan akhirnya bangsawan yang iri dengannya kembali berteriak, “Kalau begitu caranya!! KAMI JUGA BISA!!!”
Columbus, dengan santai menjawab, “Kalau bisa, kenapa tidak dilakukan?”
Demikianlah, perbedaan antara orang yang berhasil dan orang yang gagal, adalah tentang keberanian mereka dalam melakukan sesuatu..
Diadakan pesta yang meriah untuk merayakan keberhasilannya..
di pesta itu, yang hadir tidak hanya orang2 yang simpati dengan dia, tetapi juga orang2 yang tidak suka, atau iri dengannya..Para bangsawan yang iri itu selalu berkata, “Kalau cuma menemukan benua baru sih, kita juga bisa.. dia cuma beruntung!”
Omongan tak sedap itu, akhirnya sampai ke telinga Columbus..
Akhirnya dia pun berkata pada semua yang hadir di pesta itu..
“Barang siapa yang bisa menegakkan telur rebus ini di atas meja, maka akan saya berikan sebagian kekayaan saya..” kata Columbus sambil memegang sebuah telur rebus..
Tentu saja, para bangsawan itu tertarik.. mereka smua berusaha menegakkan telur rebus itu..
Namun, setelah satu jam berlalu, tidak satu pun diantara mereka yang bisa menegakkan telur itu.. telur rebus itu selalu jatuh, dan tidak pernah mau tegak.. hal yang wajar, memang..
Akhirnya, salah seorang di antara mereka berteriak, “Kau mau mempermainkan kami yah, Columbus?!! Mana mungkin telur rebus bisa tegak?!!”
Columbus hanya tersenyum dan berkata, “Kalau begitu, sayembaranya kita sudahi sampai disini..” dia mengambil sebuah telur rebus. “Tentu saja telur rebus bisa ditegakkan!”
Semua orang penasaran dengan apa yang akan dilakukan olehnya. Ternyata, Columbus, dengan santainya menegakkan telur itu diatas meja, lalu menekannya, hingga bagian bawah telur rebus itu remuk, dan akhirnya bisa berdiri dengan tegak..
Semua orang tercengang, dan akhirnya bangsawan yang iri dengannya kembali berteriak, “Kalau begitu caranya!! KAMI JUGA BISA!!!”
Columbus, dengan santai menjawab, “Kalau bisa, kenapa tidak dilakukan?”
Demikianlah, perbedaan antara orang yang berhasil dan orang yang gagal, adalah tentang keberanian mereka dalam melakukan sesuatu..
Apa jawaban anda?
Apa jawaban anda? (Sebuah renungan)
Pahamilah sebuah pertemanan!
ini adalah sebuah pertanyaan bagus, cobalah menjawab.....
Anda sedang menyetir sendirian dengan mobil kecilmu, tengah malam, hujan deras
dan banyak guntur dan petir. Agak jauh dari perumahan penduduk.
Tetapi tiba-tiba, mobil anda di stop oleh 3 orang yang yang sedang menunggu tumpangan:
1. Perempuan tua yang sekarat, butuh bantuan darurat
2. Seorang teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup anda
3. Partner yang sempurna, yang anda impikan selama ini.
Orang yang mana yang anda pilih, untuk ikut bersama anda.
Karena mobil anda kecil, jadi hanya muat satu orang bersama pengemudi.
Pikirkanlah baik-baik!!!!
(sebelum melanjutkan)
sebuah dilema moral, untuk memilih yang terbaik bagi anda dan sesama.
* Membawa wanita tua itu, karena butuh pertolongan darurat (dia tidak punya banyak waktu menunggu), atau
* Memilih teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup anda, ini adalah waktu yang tepat untuk membalasnya.
* atau Parrtner yang sempurna, yang belum tentu akan ketemu lagi seumur hidup.
Telah banyak yang menjawab pertanyaan ini, dan
mereka memilih yang terbaik menurut mereka.
Tetapi telah ditemukan 1 jawaban yang mengejutkan....
^^^
Dia menjawab dengan simpel:
"Saya akan memberikan kunci mobil saya kepada
teman lama yang pernah menyelamatkan hidup saya,
dan dia akan mengantarkan wanita yang sekarat itu.
Saya akan berdiri di samping partner yang saya idamkan,
sambil menunggu tumpangan yang akan lewat.
Sometimes, we gain more if we are able to give up our stubborn thought limitations.
Never forget to 'Think Outside of the Box.'
Bijaklah menanggapi masalah, karena semua pasti ada jalan keluarnya. Enjoy your day :)
Pahamilah sebuah pertemanan!
ini adalah sebuah pertanyaan bagus, cobalah menjawab.....
Anda sedang menyetir sendirian dengan mobil kecilmu, tengah malam, hujan deras
dan banyak guntur dan petir. Agak jauh dari perumahan penduduk.
Tetapi tiba-tiba, mobil anda di stop oleh 3 orang yang yang sedang menunggu tumpangan:
1. Perempuan tua yang sekarat, butuh bantuan darurat
2. Seorang teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup anda
3. Partner yang sempurna, yang anda impikan selama ini.
Orang yang mana yang anda pilih, untuk ikut bersama anda.
Karena mobil anda kecil, jadi hanya muat satu orang bersama pengemudi.
Pikirkanlah baik-baik!!!!
(sebelum melanjutkan)
sebuah dilema moral, untuk memilih yang terbaik bagi anda dan sesama.
* Membawa wanita tua itu, karena butuh pertolongan darurat (dia tidak punya banyak waktu menunggu), atau
* Memilih teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup anda, ini adalah waktu yang tepat untuk membalasnya.
* atau Parrtner yang sempurna, yang belum tentu akan ketemu lagi seumur hidup.
Telah banyak yang menjawab pertanyaan ini, dan
mereka memilih yang terbaik menurut mereka.
Tetapi telah ditemukan 1 jawaban yang mengejutkan....
^^^
Dia menjawab dengan simpel:
"Saya akan memberikan kunci mobil saya kepada
teman lama yang pernah menyelamatkan hidup saya,
dan dia akan mengantarkan wanita yang sekarat itu.
Saya akan berdiri di samping partner yang saya idamkan,
sambil menunggu tumpangan yang akan lewat.
Sometimes, we gain more if we are able to give up our stubborn thought limitations.
Never forget to 'Think Outside of the Box.'
Bijaklah menanggapi masalah, karena semua pasti ada jalan keluarnya. Enjoy your day :)
ayah!
"Statistik membuktikan bahwa orang² yg kehilangan kasih sayang dr ayahnya, akan tumbuh dgn kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri, dan menjadi kriminal yg kejam.
Sekitar 70% dr penghuni penjara dgn hukuman seumur hidup adalah orang² yg bertumbuh tanpa ayah.
Para ayah,
Anda dirindukan dan dibutuhkan oleh anak² Anda.
Jangan habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja, sehingga waktu tiba di rumah para ayah hanya memberikan ”sisa-sisa” energi dan duduk menonton TV.
Peluk anak² Anda, dengarkan cerita mereka, ajarkan kebenaran & moral.
Dan Anda tidak akan menyesal,
karena anak² Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan dan persiapkan.
Ayah yang sukses bukanlah pria paling kaya atau paling tinggi jabatannya di perusahaan atau lembaga pemerintahan, tetapi seorang pria yg anaknya berkata: "Aku mau menjadi seperti ayah" atau "Aku mau seorang suami yg seperti ayah"
Seorang ayah lebih berharga daripada 100 orang guru di sekolah.
Respon dariqu:
(y) ayahku seorang petani miskin yang gak bisa baca dan tulis namun dya slalu mengajarkan aku untuk bisa menuntut ilmu sama berjuta guru yang ada di dunia ini, akhirnya hari ini aku sudah bisa baca dan tulis juga sudah bisa bertemu bahkan sekelas dengan anak dari ayah2 lain yang jauh pendidikan formalnya dari ayahku, semua itu karena kasih sayang ayahku mengajarkan hidup itu padaku disela-sela waktunya membajak sawah. Aku yakin motivasi ayahku dan bimbingan serta doa ayahku mampu mengalahkan anak-anak dari ayah lain di dunia ini. "Aku mau menjadi seperti ayah dan Aku mau jadi seorang suami yg seperti ayah"
Sekitar 70% dr penghuni penjara dgn hukuman seumur hidup adalah orang² yg bertumbuh tanpa ayah.
Para ayah,
Anda dirindukan dan dibutuhkan oleh anak² Anda.
Jangan habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja, sehingga waktu tiba di rumah para ayah hanya memberikan ”sisa-sisa” energi dan duduk menonton TV.
Peluk anak² Anda, dengarkan cerita mereka, ajarkan kebenaran & moral.
Dan Anda tidak akan menyesal,
karena anak² Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan dan persiapkan.
Ayah yang sukses bukanlah pria paling kaya atau paling tinggi jabatannya di perusahaan atau lembaga pemerintahan, tetapi seorang pria yg anaknya berkata: "Aku mau menjadi seperti ayah" atau "Aku mau seorang suami yg seperti ayah"
Seorang ayah lebih berharga daripada 100 orang guru di sekolah.
Respon dariqu:
(y) ayahku seorang petani miskin yang gak bisa baca dan tulis namun dya slalu mengajarkan aku untuk bisa menuntut ilmu sama berjuta guru yang ada di dunia ini, akhirnya hari ini aku sudah bisa baca dan tulis juga sudah bisa bertemu bahkan sekelas dengan anak dari ayah2 lain yang jauh pendidikan formalnya dari ayahku, semua itu karena kasih sayang ayahku mengajarkan hidup itu padaku disela-sela waktunya membajak sawah. Aku yakin motivasi ayahku dan bimbingan serta doa ayahku mampu mengalahkan anak-anak dari ayah lain di dunia ini. "Aku mau menjadi seperti ayah dan Aku mau jadi seorang suami yg seperti ayah"
Makanan dari Surga
Alkisah mengisahkan, Yunus, putra Adam, suatu hari memutuskan untuk tidak melulu berpasrah pada takdir, namun ia akan mencari tahu cara dan alasan penyediaan kebutuhan manusia.
"Aku adalah seorang manusia," ia membatin. "Sebagai manusia aku memperoleh bagian dari kebutuhan dunia, setiap hari. Bagian ini datang, padaku dengan usahaku sendiri, digabung dengan usaha orang lain juga. Dengan menyederhanakan proses ini, aku tentu akan menemukan cara makanan mencapai manusia, dan belajar sesuatu tentang bagaimana dan mengapa. Untuk itu, aku akan menelusuri jalan religius, yang mendesak manusia bergantung pada Allah Yang Maha Kuasa untuk kelangsungan hidupnya. Daripada hidup dalam dunia kacau-balau ini, di mana makanan dan kebutuhan lainnya tersedia melalui masyarakat, aku lebih baik menyerahkan diriku pada pemenuhan langsung dari Sang Kuasa yang mengatur segala sesuatu."
Sesudah berkata begitu, ia berjalan memasuki wilayah pedalaman, berserah diri sepenuhnya kepada kekuatan tak kasat mata dengan keyakinan serupa seperti ketika ia menerima bantuan dari yang kasat mata, saat ia masih menjadi guru di sebuah sekolah.
Ia tertidur, yakin bahwa Allah akan memenuhi semua kebutuhannya, sama seperti burung-burung dan binatang buas dipelihara di alam mereka sendiri.
Ketika subuh, kicau burung membangunkannya, dan putra Adam itu terbangun, menunggu makanannya datang. Sekalipun ia telah memasrahkan diri kepada kuasa tak tampak dan percaya bahwa ia akan bisa memahami cara kerjanya ketika kuasa itu mulai bekerja di tempat itu, ia segera sadar bahwa berpikir untung-untungan untuk mendapatkan sesuatu tidak akan banyak membantunya di tempat yang asing itu.
Ia berbaring di tepi sungai, menghabiskan waktunya untuk memperhatikan alam, mengamati ikan di air, dan bersembahyang. Dari waktu ke waktu, orang kaya dan berkuasa lewat, diiringi pengawal yang duduk di atas kuda-kuda terbaik dengan hiasan pelananya yang berbunyi gemerincing, dentingan yang penuh wibawa seolah-olah menandakan jalan itu adalah milik mereka sepenuhnya, dan menyerukan salam ketika melihat ikat kepala Yunus. Kelompok-kelompok peziarah beristirahat dan mengunyah roti kering dan keju, yang membuat air liurnya menetes membayangkan makanan yang paling sederhana.
"Ini hanya sebuah ujian, pasti akan segera berlalu," pikir Yunus, seusai menunaikan shalat Isya hari itu dan merenung menurut cara yang pernah diajarkan padanya oleh seorang darwis yang berbudi luhur dan mulia.
Malam pun berlalu. Ketika Yunus sedang duduk menikmati cahaya matahari terpendar di atas Sungai Tigris yang anggun, lima jam setelah fajar hari kedua, terlihatlah olehnya sesuatu tersangkut di alang-alang. Ternyata itu adalah sesuatu yang dibungkus dengan daun dan diikat dengan serat palem. Yunus, putra Adam, turun ke sungai dan mengambil bungkusan asing itu.
Beratnya sekitar tiga perempat pon. Segera saja aroma sedap menyerbu hidung Yunus saat bungkusan itu dibukanya. Ternyata isinya halwa Baghdad. Halwa ini terbuat dari buah almon, air mawar, madu, kacang, dan bahan eksotis lainnya, berharga karena rasanya yang enak dan khasiatnya untuk kesehatan. Putri-putri Harem menggigitnya pelan-pelan karena cita rasanya; para prajurit membawanya ke medan perang karena bisa meningkatkan ketahanan tubuh, itu digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
"Keyakinanku terbukti," seru Yunus. "Dan kini saatnya menguji. Bila halwa dengan jumlah sama, atau hampir sama, tiba padaku melalui air setiap hari atau secara teratur pada selang waktu berbeda, aku akan tahu cara yang digunakan oleh Sang Pemenuh untuk memenuhi kebutuhanku, dan selanjutnya memakai akalku untuk menemukan sumbernya."
Selama tiga hari berikutnya, tepat pada jam yang sama, sebungkus halwa terapung lagi sampai ke tangan Yunus. Hal ini, pikirnya, adalah penemuan pertama yang sangat penting. Tetapi kemudian, ia sadar bahwa ia tidak tahu; ia hanya mengalami. Langkah berikutnya adalah menyelusuri arus pembawa halwa itu ke hulu hingga ia tiba di sumbernya. Dengan begitu, ia tidak hanya bisa mengetahui asal-usulnya, tetapi juga bagaimana makanan itu disiapkan untuk digunakan olehnya.
Berhari-hari lamanya Yunus menelusuri arus sungai. Setiap hari dengan keberaturan yang sama, tetapi pada saat yang lebih awal, halwa serupa muncul, dan ia memakannya.
Akhirnya, Yunus melihat bahwa sungai itu tidak menyempit di hulu, malahan semakin melebar. Di tengah-tengah sungai yang membentang luas itu terdapat sebidang pulau yang sangat subur. Di atas pulau itu berdiri sebuah istana yang kokoh nan indah. Dari sanalah, pikir Yunus, makanan surga itu berasal.
Saat sedang menimbang langkah berikutnya, Yunus melihat seorang darwis yang tinggi dan lusuh, dengan rambut acak-acakan bak pertapa dan pakaian penuh tambalan warna-warni, berdiri di hadapannya.
"Salam, Baba, Bapak!" sapa Yunus.
"Ishq, Hoo!" balas pertapa itu nyaring. "Dan apa pula urusanmu di sini?"
"Aku sedang melakukan suatu pencarian suci," putra Adam itu menjelaskan, "Untuk menyelesaikannya aku harus mencapai benteng di seberang sana. Adakah Bapak punya nasihat agar saya bisa ke sana?"
"Karena tampaknya engkau tak tahu apa-apa mengenai benteng itu, sekalipun sangat menaruh minat padanya. Akan kuceritakan padamu apa yang kutahu," jawab pertapa itu.
"Pertama, putri seorang raja tinggal di sana, terasing dan terpenjara, dilayani oleh para pelayan jelita, namun dibatasi geraknya. Ia tak mampu lari sebab lelaki yang menangkapnya dan menawannya di situ—sebab ia menolak menikahinya—telah memasang rintangan-rintangan sakti dan sangat sulit ditembus, tak tampak oleh mata telanjang. Engkau harus terlebih dahulu melewati halangan itu untuk bisa masuk benteng dan mencapai maksudmu."
"Kalau begitu halnya, bisakah Bapak menolong aku?"
"Aku sedang hendak memulai perjalanan khusus demi pengabdian. Tetapi kusampaikan padamu suatu mantra, Wadzifah, yang bila engkau layak, akan memanggil bagimu kekuatan gaib para jin kebajikan, makhluk api, satu-satunya yang ampuh menangkal kekuatan sihir di sekeliling benteng itu. Semoga engkau berhasil." Kemudian pertapa itu pergi, setelah merapal suara-suara aneh berulang-ulang dan bergerak dengan gesitnya, sungguh mengagumkan bagi sosoknya yang pantas dimuliakan itu.
Yunus duduk bersila berhari-hari melatih Wadzifah dan mengamati munculnya halwa. Kemudian, suatu sore saat matanya sedang menikmati mentari senja menari-nari di atas menara benteng itu, dilihatnya sesuatu yang aneh. Di sana, berdirilah seorang gadis dengan cahaya kecantikan yang tiada tara, yang tentu saja adalah putri yang diceritakan oleh darwis itu. Gadis itu terpaku sejenak menatap mentari, lalu menjatuhkan sebungkus halwa ke bawah, ke ombak riuh yang berulang-ulang menghantam dinding benteng. Inilah rupanya sumber karunia itu.
"Sumber makanan surga!" seru Yunus. Kini, ia merasa berada di ambang kebenaran. Cepat atau lambat pemimpin jin, yang dipanggilnya terus dengan mantra Wadzifah darwis, pasti datang, dan membantunya mencapai benteng, putri itu, dan kebenaran.
Tak lama setelah berpikir demikian, ia mendapati dirinya dibawa menembus langit menuju alam roh, yang penuh dengan rumah-rumah indah nan mengagumkan. Ia masuk ke salah satunya, dan di dalamnya berdiri suatu makhluk menyerupai seorang manusia, tetapi bukan manusia: penampilannya masih muda, namun bijaksana dan jelas sudah sangat tua. "Hamba," kata makhluk itu, "Adalah pemimpin bangsa jin, dan hamba telah membawa Tuan kemari sebagai jawaban atas panggilan Tuan dan karena Tuan menggunakan Nama Agung yang diberikan pada Tuan oleh Darwis Yang Agung. Apa yang Tuan ingin hamba lakukan?"
"Wahai Pemimpin kaum Jin yang perkasa," sahut Yunus, "Aku adalah seorang Pencari Kebenaran, dan jawaban yang kucari hanya bisa kutemukan di dalam benteng mengharumkan di dekat tempatku berada ketika engkau membawaku kemari, Berilah padaku, aku mohon, kekuatan untuk menerobos benteng dan berbicara dengan putri yang terpenjara di sana."'
"Jadilah menurut permohonanmu!" kata pemimpin Jin. "Namun ingatlah, di atas segalanya, bahwa seorang manusia memperoleh jawab atas pertanyaannya sesuai dengan kemampuannya untuk mengerti dan mengolahnya sendiri."
"Kebenaran adalah kebenaran," balas Yunus, "Dan aku akan mendapatkannya, tak masalah apa itu bentuknya. Berikan padaku karunia itu."
Segera saja Yunus dikirim kembali dalam wujud tak terlihat (dengan kekuatan sihir Jin) disertai sekelompok jin kecil-kecil, yang ditugaskan oleh pemimpin mereka untuk menggunakan kemampuan khusus mereka membantu manusia itu dalam pencariannya. Di tangannya, Yunus memegang sebuah cermin batu yang kata pemimpin jin harus diarahkannya ke benteng agar ia dapat melihat rintangan-rintangan tak kasat mata.
Yunus berhasil memasuki benteng. Seorang pengawal gerbang segera membawanya kepada putri, yang sungguh jauh lebih mempesona dibandingkan kali pertama terlihat olehnya.
"Kami sangat berterima kasih pada Tuan karena Tuan telah menghancurkan rintangan-rintangan yang melingkupi benteng ini," kata putri itu. "Dan aku kini bisa kembali kepada ayahandaku dan ingin sekali memberikan hadiah atas kepahlawanan Tuan. Mintalah apa saja yang Tuan mau, niscaya akan dikabulkan."
"Hanya satu hal yang kuidamkan, kebenaran," kata Yunus. "Dan sudah sepantasnya bagi mereka yang memiliki kebenaran untuk mengaruniakannya kepada siapa pun yang bisa memetik manfaat darinya. Hamba mohon pada Paduka Putri, sudilah kiranya Paduka mengaruniakan kebenaran itu kepada hamba."
"Katakanlah Tuan, kebenaran yang sekiranya bisa kusampaikan, niscaya akan kusampaikan."
"Baiklah, Yang Mulia. Bagaimana dan dengan aturan apa Makanan Surga, yaitu halwa menakjubkan yang Paduka kirimkan pada hamba setiap hari, ditakdirkan dikirimkan dengan cara demikian?"
"Yunus, putra Adam," jawab putri itu, "Halwa itu, begitulah engkau menyebutnya, kulempar ke sungai setiap hari sebenarnya sisa-sisa bahan riasan yang kupakai setelah mandi susu."
"Akhirnya aku paham, bahwa pengertian manusia terkondisi sesuai dengan kemampuannya untuk mengerti. Bagi Paduka, halwa adalah sisa-sisa bahan perawatan tubuh setiap hari. Tetapi bagi hamba, itu adalah Makanan Surga," kata Yunus.
"Aku adalah seorang manusia," ia membatin. "Sebagai manusia aku memperoleh bagian dari kebutuhan dunia, setiap hari. Bagian ini datang, padaku dengan usahaku sendiri, digabung dengan usaha orang lain juga. Dengan menyederhanakan proses ini, aku tentu akan menemukan cara makanan mencapai manusia, dan belajar sesuatu tentang bagaimana dan mengapa. Untuk itu, aku akan menelusuri jalan religius, yang mendesak manusia bergantung pada Allah Yang Maha Kuasa untuk kelangsungan hidupnya. Daripada hidup dalam dunia kacau-balau ini, di mana makanan dan kebutuhan lainnya tersedia melalui masyarakat, aku lebih baik menyerahkan diriku pada pemenuhan langsung dari Sang Kuasa yang mengatur segala sesuatu."
Sesudah berkata begitu, ia berjalan memasuki wilayah pedalaman, berserah diri sepenuhnya kepada kekuatan tak kasat mata dengan keyakinan serupa seperti ketika ia menerima bantuan dari yang kasat mata, saat ia masih menjadi guru di sebuah sekolah.
Ia tertidur, yakin bahwa Allah akan memenuhi semua kebutuhannya, sama seperti burung-burung dan binatang buas dipelihara di alam mereka sendiri.
Ketika subuh, kicau burung membangunkannya, dan putra Adam itu terbangun, menunggu makanannya datang. Sekalipun ia telah memasrahkan diri kepada kuasa tak tampak dan percaya bahwa ia akan bisa memahami cara kerjanya ketika kuasa itu mulai bekerja di tempat itu, ia segera sadar bahwa berpikir untung-untungan untuk mendapatkan sesuatu tidak akan banyak membantunya di tempat yang asing itu.
Ia berbaring di tepi sungai, menghabiskan waktunya untuk memperhatikan alam, mengamati ikan di air, dan bersembahyang. Dari waktu ke waktu, orang kaya dan berkuasa lewat, diiringi pengawal yang duduk di atas kuda-kuda terbaik dengan hiasan pelananya yang berbunyi gemerincing, dentingan yang penuh wibawa seolah-olah menandakan jalan itu adalah milik mereka sepenuhnya, dan menyerukan salam ketika melihat ikat kepala Yunus. Kelompok-kelompok peziarah beristirahat dan mengunyah roti kering dan keju, yang membuat air liurnya menetes membayangkan makanan yang paling sederhana.
"Ini hanya sebuah ujian, pasti akan segera berlalu," pikir Yunus, seusai menunaikan shalat Isya hari itu dan merenung menurut cara yang pernah diajarkan padanya oleh seorang darwis yang berbudi luhur dan mulia.
Malam pun berlalu. Ketika Yunus sedang duduk menikmati cahaya matahari terpendar di atas Sungai Tigris yang anggun, lima jam setelah fajar hari kedua, terlihatlah olehnya sesuatu tersangkut di alang-alang. Ternyata itu adalah sesuatu yang dibungkus dengan daun dan diikat dengan serat palem. Yunus, putra Adam, turun ke sungai dan mengambil bungkusan asing itu.
Beratnya sekitar tiga perempat pon. Segera saja aroma sedap menyerbu hidung Yunus saat bungkusan itu dibukanya. Ternyata isinya halwa Baghdad. Halwa ini terbuat dari buah almon, air mawar, madu, kacang, dan bahan eksotis lainnya, berharga karena rasanya yang enak dan khasiatnya untuk kesehatan. Putri-putri Harem menggigitnya pelan-pelan karena cita rasanya; para prajurit membawanya ke medan perang karena bisa meningkatkan ketahanan tubuh, itu digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
"Keyakinanku terbukti," seru Yunus. "Dan kini saatnya menguji. Bila halwa dengan jumlah sama, atau hampir sama, tiba padaku melalui air setiap hari atau secara teratur pada selang waktu berbeda, aku akan tahu cara yang digunakan oleh Sang Pemenuh untuk memenuhi kebutuhanku, dan selanjutnya memakai akalku untuk menemukan sumbernya."
Selama tiga hari berikutnya, tepat pada jam yang sama, sebungkus halwa terapung lagi sampai ke tangan Yunus. Hal ini, pikirnya, adalah penemuan pertama yang sangat penting. Tetapi kemudian, ia sadar bahwa ia tidak tahu; ia hanya mengalami. Langkah berikutnya adalah menyelusuri arus pembawa halwa itu ke hulu hingga ia tiba di sumbernya. Dengan begitu, ia tidak hanya bisa mengetahui asal-usulnya, tetapi juga bagaimana makanan itu disiapkan untuk digunakan olehnya.
Berhari-hari lamanya Yunus menelusuri arus sungai. Setiap hari dengan keberaturan yang sama, tetapi pada saat yang lebih awal, halwa serupa muncul, dan ia memakannya.
Akhirnya, Yunus melihat bahwa sungai itu tidak menyempit di hulu, malahan semakin melebar. Di tengah-tengah sungai yang membentang luas itu terdapat sebidang pulau yang sangat subur. Di atas pulau itu berdiri sebuah istana yang kokoh nan indah. Dari sanalah, pikir Yunus, makanan surga itu berasal.
Saat sedang menimbang langkah berikutnya, Yunus melihat seorang darwis yang tinggi dan lusuh, dengan rambut acak-acakan bak pertapa dan pakaian penuh tambalan warna-warni, berdiri di hadapannya.
"Salam, Baba, Bapak!" sapa Yunus.
"Ishq, Hoo!" balas pertapa itu nyaring. "Dan apa pula urusanmu di sini?"
"Aku sedang melakukan suatu pencarian suci," putra Adam itu menjelaskan, "Untuk menyelesaikannya aku harus mencapai benteng di seberang sana. Adakah Bapak punya nasihat agar saya bisa ke sana?"
"Karena tampaknya engkau tak tahu apa-apa mengenai benteng itu, sekalipun sangat menaruh minat padanya. Akan kuceritakan padamu apa yang kutahu," jawab pertapa itu.
"Pertama, putri seorang raja tinggal di sana, terasing dan terpenjara, dilayani oleh para pelayan jelita, namun dibatasi geraknya. Ia tak mampu lari sebab lelaki yang menangkapnya dan menawannya di situ—sebab ia menolak menikahinya—telah memasang rintangan-rintangan sakti dan sangat sulit ditembus, tak tampak oleh mata telanjang. Engkau harus terlebih dahulu melewati halangan itu untuk bisa masuk benteng dan mencapai maksudmu."
"Kalau begitu halnya, bisakah Bapak menolong aku?"
"Aku sedang hendak memulai perjalanan khusus demi pengabdian. Tetapi kusampaikan padamu suatu mantra, Wadzifah, yang bila engkau layak, akan memanggil bagimu kekuatan gaib para jin kebajikan, makhluk api, satu-satunya yang ampuh menangkal kekuatan sihir di sekeliling benteng itu. Semoga engkau berhasil." Kemudian pertapa itu pergi, setelah merapal suara-suara aneh berulang-ulang dan bergerak dengan gesitnya, sungguh mengagumkan bagi sosoknya yang pantas dimuliakan itu.
Yunus duduk bersila berhari-hari melatih Wadzifah dan mengamati munculnya halwa. Kemudian, suatu sore saat matanya sedang menikmati mentari senja menari-nari di atas menara benteng itu, dilihatnya sesuatu yang aneh. Di sana, berdirilah seorang gadis dengan cahaya kecantikan yang tiada tara, yang tentu saja adalah putri yang diceritakan oleh darwis itu. Gadis itu terpaku sejenak menatap mentari, lalu menjatuhkan sebungkus halwa ke bawah, ke ombak riuh yang berulang-ulang menghantam dinding benteng. Inilah rupanya sumber karunia itu.
"Sumber makanan surga!" seru Yunus. Kini, ia merasa berada di ambang kebenaran. Cepat atau lambat pemimpin jin, yang dipanggilnya terus dengan mantra Wadzifah darwis, pasti datang, dan membantunya mencapai benteng, putri itu, dan kebenaran.
Tak lama setelah berpikir demikian, ia mendapati dirinya dibawa menembus langit menuju alam roh, yang penuh dengan rumah-rumah indah nan mengagumkan. Ia masuk ke salah satunya, dan di dalamnya berdiri suatu makhluk menyerupai seorang manusia, tetapi bukan manusia: penampilannya masih muda, namun bijaksana dan jelas sudah sangat tua. "Hamba," kata makhluk itu, "Adalah pemimpin bangsa jin, dan hamba telah membawa Tuan kemari sebagai jawaban atas panggilan Tuan dan karena Tuan menggunakan Nama Agung yang diberikan pada Tuan oleh Darwis Yang Agung. Apa yang Tuan ingin hamba lakukan?"
"Wahai Pemimpin kaum Jin yang perkasa," sahut Yunus, "Aku adalah seorang Pencari Kebenaran, dan jawaban yang kucari hanya bisa kutemukan di dalam benteng mengharumkan di dekat tempatku berada ketika engkau membawaku kemari, Berilah padaku, aku mohon, kekuatan untuk menerobos benteng dan berbicara dengan putri yang terpenjara di sana."'
"Jadilah menurut permohonanmu!" kata pemimpin Jin. "Namun ingatlah, di atas segalanya, bahwa seorang manusia memperoleh jawab atas pertanyaannya sesuai dengan kemampuannya untuk mengerti dan mengolahnya sendiri."
"Kebenaran adalah kebenaran," balas Yunus, "Dan aku akan mendapatkannya, tak masalah apa itu bentuknya. Berikan padaku karunia itu."
Segera saja Yunus dikirim kembali dalam wujud tak terlihat (dengan kekuatan sihir Jin) disertai sekelompok jin kecil-kecil, yang ditugaskan oleh pemimpin mereka untuk menggunakan kemampuan khusus mereka membantu manusia itu dalam pencariannya. Di tangannya, Yunus memegang sebuah cermin batu yang kata pemimpin jin harus diarahkannya ke benteng agar ia dapat melihat rintangan-rintangan tak kasat mata.
Yunus berhasil memasuki benteng. Seorang pengawal gerbang segera membawanya kepada putri, yang sungguh jauh lebih mempesona dibandingkan kali pertama terlihat olehnya.
"Kami sangat berterima kasih pada Tuan karena Tuan telah menghancurkan rintangan-rintangan yang melingkupi benteng ini," kata putri itu. "Dan aku kini bisa kembali kepada ayahandaku dan ingin sekali memberikan hadiah atas kepahlawanan Tuan. Mintalah apa saja yang Tuan mau, niscaya akan dikabulkan."
"Hanya satu hal yang kuidamkan, kebenaran," kata Yunus. "Dan sudah sepantasnya bagi mereka yang memiliki kebenaran untuk mengaruniakannya kepada siapa pun yang bisa memetik manfaat darinya. Hamba mohon pada Paduka Putri, sudilah kiranya Paduka mengaruniakan kebenaran itu kepada hamba."
"Katakanlah Tuan, kebenaran yang sekiranya bisa kusampaikan, niscaya akan kusampaikan."
"Baiklah, Yang Mulia. Bagaimana dan dengan aturan apa Makanan Surga, yaitu halwa menakjubkan yang Paduka kirimkan pada hamba setiap hari, ditakdirkan dikirimkan dengan cara demikian?"
"Yunus, putra Adam," jawab putri itu, "Halwa itu, begitulah engkau menyebutnya, kulempar ke sungai setiap hari sebenarnya sisa-sisa bahan riasan yang kupakai setelah mandi susu."
"Akhirnya aku paham, bahwa pengertian manusia terkondisi sesuai dengan kemampuannya untuk mengerti. Bagi Paduka, halwa adalah sisa-sisa bahan perawatan tubuh setiap hari. Tetapi bagi hamba, itu adalah Makanan Surga," kata Yunus.
BANDA ACEH CYBER CITY, Konsep kota modern berbasis teknologi informasi
BANDA ACEH CYBER CITY
“Konsep kota modern berbasis teknologi informasi”
Oleh:
Muhibbuddin, ST
Mahasiswa Pascasarjana MPP UNSYIAH
Cyber City merupakan suatu kota yang memiliki infrastruktur yang mempunyai sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi yang lengkap baik kuantitas dan kualitasnya dari sistem yang digunakan maupun keterpaduan komponen sistem yang ada dalam kota tersebut.
Wacana Cyber City di Indonesia mulai mengemuka pada akhir tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an yaitu dengan disahkannya Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2001. Akan tetapi proses implementasi dari Inpres tersebut sampai sekarang belum direalisasikan. Di lain pihak ada sebagian kalangan industri mendirikan pusat-pusat pengembangan sofware/hardware dilingkungan industrinya yang mereka sebut dengan cyber city meski pada kenyataannya masih jauh dari definisi cyber city itu sendiri. Cyber city yang mereka istilahkan untuk kegiatan mereka sangatlah berbeda dengan apa yang telah ada di negara lain seperti cyber city di Korea atau Taiwan. Selain itu belum adanya aturan atau regulasi yang jelas menjadikan industri pengembang melakukan inisiatif mereka sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka sendiri karena mereka menyadari begitu banyak potensi dari cyber city ini.
Perencanaan Banda Aceh sebagai kota cyber city akan menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat banda aceh di bidang teknologi informasi. Hampir semua warung kopi di Banda Aceh sudah menghadirkan titik hotspot yang memanfaatkan teknologi wireless fidelity (WiFi). Hal ini menunjukkan tingkat kebutuhan masyarakat banda aceh dalam mengakses data internet sangat tinggi sedangkan fasilitas yang digunakan masih bersifat personal.
Sebuah kota dengan konsep Cyber City yang telah mapan akan menjadi sebuah kota yang terkoneksi di seluruh bidang. Berbagai kebutuhan masyarakat kota dalam berbagai bidang, baik ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan lain-lain tersaji dalam satu konsep yang saling berhubungan. Contoh sederhana misalnya dalam pembuatan KTP yang bisa dilakukan secara online sehingga kemudian dapat memangkas berbagai birokrasi yang berbelit-belit dan membuang-buang waktu dan biaya yang tidak perlu. Yang akhirnya konsep Cyber City diharapkan dapat meningkatkan kualitas warga sebuah kota.
Alasan untuk mewujudkan kota Banda Aceh sebagai Cyber City dimana dengan langkah ini diharapkan semakin banyak pengguna dan masyarakat tidak gagap lagi dengan teknologi informasi khususnya untuk mengakses internet, .di samping itu, keberadaan layanan akses internet akan memancing minat wisatawan, baik mancanegara maupun domestik untuk berdatangan ke lokasi hot spot layanan internet . Demikian juga para pebisnis dapat memanfaatkan internet di ruang publik sehingga lambat Kota Banda Aceh akan menjadi salah satu daerah tujuan bisnis dan objek wisata yang diharapkan bisa semakin terkenal dalam skala nasional maupun internasional. Diharapkan , pemerintah kota banda diharapkan memasang puluhan bahkan ratusan access point atau titik akses internet di berbagai wilayah kota Banda Aceh.
WiFi Warung Kopi Wujudkan Banda Aceh Cyber City
Perencanaan dan pembangunan perkotaan dan pengambilan keputusan wajib mempertimbangkan makna dan kekuasaan dalam ruang – ruang social. Contohnya Bangkok adalah kota yang dirancang menurut konsep-konsep kosmologis. Struktur yang ada, utamanya kuil-kuilo tua, diintegrasikan ke dalam konsep-konsep ini, dan tata bentuk kosmologis dimodifikasikan agar sesuai dengan apa-apa yang sudah terjadi. Ideologis Bangkok masa kini adalah artikulasi tradisi dan indentitas di satu pihak dan pembangunan dan modernitas di pihak lain, sebagaimana dinyatakan dalam laporan tahunan Thailand 1968: “Bangkok merupakan perpaduan yang unik antara kebesaran serta ritual warisan masa lalu dan program modermisasi yang sangat gencar.
Banda Aceh sejak tempo dulu dijuluki memiliki warung kopi terpanjang di dunia, dan predikat itu tampaknya masih disandang provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut. Keadaan bangunan dan fasilitas warung kopi di Aceh tergantung gampong tempat ia berada. Bila warung kopi berada di gampong yang berduduknya kebanyakan orang berpenghasilan sederhana, maka warung kopi itu pun sederhana, bila keadaan penduduk gampong di sekitar warung kopi berpenghasilan tinggi, maka warung kopi pun eksklusif sebanding penduduk di lingkungannya. Warung kopi adalah tempat yang paling ramai dikunjungi para lelaki di Aceh, namun pasca bencana laut tsunami pada 26 Desember 2004 menghantam pesisir propinsi terbarat Republik Indonesia ini, budaya berwarung kopi berubah karena para pekerja lelaki dan perempuan penduduk negara luar yang ke Aceh ikut minum dan berleha-leha di warung kopi, yang mereka anggap seperti café di negara mereka.
Di masa media cetak telah ada, warung kopi menyediakan surat kabat harian atau mingguan dan bulanan yang bisa didapatkan pemilik warung kopi tersebut. Saat media elektronik ada, seperti radio dan televisi, selain penduduk yang tergolong tingkat ekonominya tinggi di kampung itu, warung kopi adalah tempat pertama yang menyediakan barang teknologi informasi tersebut. Begitu seterusnya sampai kini, saat budaya memakai internet menjadi kebiasaan sebagian besar pengunjung warung kopi, maka hampir semua warung kopi, terutama di Banda Aceh sebagai ibukota provinsi, menyediakan fasilitas mengakses internet dengan media akses seperti handphone dan laptop dibawa sendiri oleh pengunjung.
Untuk mewujudkan konsep kota modern berbasis teknologi informasi di banda aceh maka harus ditinjau dari berbagai aspek terutama aspek social dan budaya masyarakat yang sedang berkembang dan kebutuhan di kota tersebut. Seperti uraian di atas masyarakat banda aceh mempunyai 80 persen warung kopi yang menyediakan jaringan Wi Fi atau fasilitas internet gratis untuk memaksimalkan kepuasan pelanggannya. Bahkan ada beberapa warung kopi yang menyediakan pelayanannya selama 24 jam. Hal ini membuktikan Sebagai bagian dari masyarakat dunia modern, bangsa Aceh sudah saatnya menerapkan konsep cyber city untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam mengakses internet secara lebih luas dan tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu saja. Dalam pandangan pemerintah, konsep cybercity digambarkan sebagai kawasan dengan infrastruktur teknologi informasi yang memadai baik dari sisi konektivitas jaringan terpadu, kapasitas bandwidth, internet nirkabel dan kabel, dan infrastruktur serat optik mencukupi serta sarana pusat riset yang dikelola bersama perguruan tinggi dan swasta.(*)
Betapa Indahnya Kebohongan Ibu
Kebohongan Ibu
==============
Seorang ibu dlm hidupnya membuat kebohongan.
1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, ibu tdk lapar."
2. Wkt makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "ibu tdk suka daging, makanlah, nak.."
3. Tengah mlm saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,
"Istirahatlah nak, ibu msh blm ngantuk.."
4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, "Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang."
5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tggl di sana."
Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, ibu tidak apa apa." Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu.
Tidak peduli sebrp kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Smoga smua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu....karena beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita (<3 U Mom)
==============
Seorang ibu dlm hidupnya membuat kebohongan.
1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, ibu tdk lapar."
2. Wkt makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "ibu tdk suka daging, makanlah, nak.."
3. Tengah mlm saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,
"Istirahatlah nak, ibu msh blm ngantuk.."
4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, "Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang."
5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tggl di sana."
Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, ibu tidak apa apa." Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu.
Tidak peduli sebrp kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Smoga smua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu....karena beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita (<3 U Mom)
Rayuan Gombal of The Year
Cwo : "maaf mbak,,jangan terlalu lama duduk di kursi itu,,pindah sini dekat saya aja."
Cwe : "loh kenapa?"
Cwo: "takut dikerubung semut,,soalnya mbak manis."
(Najezzz)
Cwo : "mbak,,orangtuanya pengrajin bantal ya?"
Cwe : "hah?! Bukan,,kenapa? "
Cwo : "kok kalo deket mbak rasanya nyaman."
(Hajarrrrr blehh)
Cwo : "kamu itu seperti sendok."
Cwe : "kenapa?"
Cwo : "karena kamu mengaduk-aduk perasaanku."
(Emg ai kolak pke d aduk)
Cwo : "mbak punya uang koin? Boleh minta?"
Cwe : "buat apa?"
Cwo : "aku udah janji sama ibu kalau aku akan menelepon dia kalo aku jatuh cinta."
(Jiaaahaaaa, lemparrr ke jndelaaa)
Cwe : "say, kalo mama kamu & aku tenggelam barengan,,siapa yg kamu tolong?"
Cwo : "ya mamaku lah,,emang kamu yg lahirin aku?"
Cwe : "ih kamuuu."
Cwo : "iyaa,,tapi habis selamatin mamaku,,aku akan tenggelam bersama kamu."
(Ihhh mlsss bngettt)
Cwo : "hmm,,maaf yaaa,,belakangan ini tanganku agak kasar."
Ce : "ahh,,gpp kookk,,emangnya kenapa?"
Cwo : "soalnya tiap hari aku jadi kuli."
Cwe : "yang bener kamu,,dimanaaa? "
Cwo : "di hati kamu,,aku sedang buatin istana cinta buat kita berdua."
(Hahahha, ampunnnn DJ)
Cwo : "sayaaanngggg, papa kamu astronaut yaaa,,,."
Cwe : "nggak kookk."
Cwo : "kalo gitu pasti kakek kamu."
Cwe : "nggak jugaa."
Cwo : "trus yg astronaut siapaa,,?"
Cwe : "nggak adaaa."
Co : "tapi koq ada berjuta2 bintang di mata kamuuuu,,."
(Cepeeee dehhh)
Cwo : "neng,,kamu capek gaakkk,,."
Cwe : "haaahhh,,,. "
Cwo : "soalnya eneng berlari2 terus di pikiran abang,,."
(Priiiikitiuwwwwwwww)
Cwo: kenapa kita cuma bisa ngeliat pelangi setengah doang?
Cwe: gatau, emang kenapa?
Cwo: Soalnya setengahnya ada di mata kamu.
(Emg nya Jamrud, ada pelangeeee, d bola matamuuu)
Cwo: boleh pinjem flashdisknya?
Cwe: boleh, mau buat apa?
Cwo: buat transfer hatiku ke hatimu...\=D/
Cwe : "loh kenapa?"
Cwo: "takut dikerubung semut,,soalnya mbak manis."
(Najezzz)
Cwo : "mbak,,orangtuanya pengrajin bantal ya?"
Cwe : "hah?! Bukan,,kenapa? "
Cwo : "kok kalo deket mbak rasanya nyaman."
(Hajarrrrr blehh)
Cwo : "kamu itu seperti sendok."
Cwe : "kenapa?"
Cwo : "karena kamu mengaduk-aduk perasaanku."
(Emg ai kolak pke d aduk)
Cwo : "mbak punya uang koin? Boleh minta?"
Cwe : "buat apa?"
Cwo : "aku udah janji sama ibu kalau aku akan menelepon dia kalo aku jatuh cinta."
(Jiaaahaaaa, lemparrr ke jndelaaa)
Cwe : "say, kalo mama kamu & aku tenggelam barengan,,siapa yg kamu tolong?"
Cwo : "ya mamaku lah,,emang kamu yg lahirin aku?"
Cwe : "ih kamuuu."
Cwo : "iyaa,,tapi habis selamatin mamaku,,aku akan tenggelam bersama kamu."
(Ihhh mlsss bngettt)
Cwo : "hmm,,maaf yaaa,,belakangan ini tanganku agak kasar."
Ce : "ahh,,gpp kookk,,emangnya kenapa?"
Cwo : "soalnya tiap hari aku jadi kuli."
Cwe : "yang bener kamu,,dimanaaa? "
Cwo : "di hati kamu,,aku sedang buatin istana cinta buat kita berdua."
(Hahahha, ampunnnn DJ)
Cwo : "sayaaanngggg, papa kamu astronaut yaaa,,,."
Cwe : "nggak kookk."
Cwo : "kalo gitu pasti kakek kamu."
Cwe : "nggak jugaa."
Cwo : "trus yg astronaut siapaa,,?"
Cwe : "nggak adaaa."
Co : "tapi koq ada berjuta2 bintang di mata kamuuuu,,."
(Cepeeee dehhh)
Cwo : "neng,,kamu capek gaakkk,,."
Cwe : "haaahhh,,,. "
Cwo : "soalnya eneng berlari2 terus di pikiran abang,,."
(Priiiikitiuwwwwwwww)
Cwo: kenapa kita cuma bisa ngeliat pelangi setengah doang?
Cwe: gatau, emang kenapa?
Cwo: Soalnya setengahnya ada di mata kamu.
(Emg nya Jamrud, ada pelangeeee, d bola matamuuu)
Cwo: boleh pinjem flashdisknya?
Cwe: boleh, mau buat apa?
Cwo: buat transfer hatiku ke hatimu...\=D/
Budiono Darsono Pendiri Detik.com
Hampir semua orang Indonesia yang melek internet kenal dengan Detik.com. Detik.com merupakan portal berita pertama di Indonesia yang didirikan oleh Budiono Darsono dan rekan-rekannya, Yayan Sopyan, Abdul Rahman, serta Didi Nugrahadi.
Ide untuk mendirikan Detik.com tercetus ketika terjadi krisis politik di tahun 1998. Kala itu, kantor tabloid Detik, tempat dia bekerja, diberangus bersama-sama majalah Tempo dan Editor. Justru pada saat kehilangan pekerjaan dan terjepit, ide kreatif Budiono muncul. Dengan bermodalkan semangat, tape recorder, dan HT (handy talky), Budiono meliput peristiwa-peristiwa seputar unjuk rasa mahasiswa dan pergolakan politik yang memang sedang marak saat itu. Liputan pertama Detik.com adalah tragedi Semanggi 1998.
Pemilihan nama Detik.com terinspirasi karena Budiono memimpikan setiap detik selalu ada berita baru yang harus dipublikasikan. “Mengapa menunggu besok? Detik ini juga," begitulah slogan yang terpampang di blog resmi Budiono.
Masa-masa awal perjalanan Detik.com banyak menyita waktu dan tenaga Budiono. Setiap waktu harus mencari informasi, wawancara, menulis, dan posting. Sampai-sampai istri dan keluarga terlupakan. Kerja keras dan pengorbanan Budiono berbuah manis, Detik.com tetap eksis hingga saat ini, tidak seperti situs-situs berita lain seperti Satunet, Astaga, Koridor, Mandiri, yang tidak mampu bertahan. Bahkan sekarang Detik.com menjadi situs berita terbesar di Tanah Air. (*/dari berbagai sumber)
Ide untuk mendirikan Detik.com tercetus ketika terjadi krisis politik di tahun 1998. Kala itu, kantor tabloid Detik, tempat dia bekerja, diberangus bersama-sama majalah Tempo dan Editor. Justru pada saat kehilangan pekerjaan dan terjepit, ide kreatif Budiono muncul. Dengan bermodalkan semangat, tape recorder, dan HT (handy talky), Budiono meliput peristiwa-peristiwa seputar unjuk rasa mahasiswa dan pergolakan politik yang memang sedang marak saat itu. Liputan pertama Detik.com adalah tragedi Semanggi 1998.
Pemilihan nama Detik.com terinspirasi karena Budiono memimpikan setiap detik selalu ada berita baru yang harus dipublikasikan. “Mengapa menunggu besok? Detik ini juga," begitulah slogan yang terpampang di blog resmi Budiono.
Masa-masa awal perjalanan Detik.com banyak menyita waktu dan tenaga Budiono. Setiap waktu harus mencari informasi, wawancara, menulis, dan posting. Sampai-sampai istri dan keluarga terlupakan. Kerja keras dan pengorbanan Budiono berbuah manis, Detik.com tetap eksis hingga saat ini, tidak seperti situs-situs berita lain seperti Satunet, Astaga, Koridor, Mandiri, yang tidak mampu bertahan. Bahkan sekarang Detik.com menjadi situs berita terbesar di Tanah Air. (*/dari berbagai sumber)
Andrew Darwis Pendiri KasKus
Berawal dari Ide Sederhana dan Kegigihan
Tak terhitung lagi berapa kali jatuh bangun dan gagal. Namun kegigihan, keyakinan, dan berani mencoba ide yang ada dipikiran meskipun itu sangat sederhana, membuat Andrew Darwis meraih kesuksesan melebihi angannya.
Mendengar logat bicaranya, orang tak akan percaya kalau ia adalah pemilik sekaligus pendiri KasKus (Kasak Kusuk). Sebab gaya bahasa pria kelahiran Jakarta 20 Juli 1979 dalam seminar “Digitalpreneur-Peluang Usaha Kreatif dan Inovatif versi Anak Muda”, yang digelar Batam Pos Entrepreneur Scholl (BPES), sederhana dan mudah dipahami. Ia memang dikenal tidak suka obral bicara, namun, sekali bicara, melukiskan kecerdasan otaknya.
Kisah sukses Andew dalam mendirikan KasKus tercetus dari sekedar hobi sebuah komunitas kecil berjumlah tiga orang yang kemudian berkembang menjadi raksasa seperti sekarang ini.
“Dulu impian untuk menjadi seperti saat ini bisa saya katakan mustahil akan tercapai. Namun cita-cita itu tetap saya pendam dan saya jadikan pelajaran,” ujarnya.
Agar tak terlalu membebankan orang tuanya, putra pasangan Antonius Darwis dan Nancy Amidjoyo ini bekerja paruh waktu pada dua perusahaan web design di Jakarta, yakni kemana.com dan indotradezone.com. Per bulannya ia menerima gaji sebesar Rp 500 ribu yang kemudian digunakan untuk menutupi biaya kuliahnya.
Andrew kemudian membuat portal di internet yang berisi berita. Namun ia merasa hal tersebut tak ada keuntungannya. Malah ia merasa buang waktu. Dari kegagalan itu, muncul ide yang sederhana. Ide tersebut menawarkan sebuah barang yang ia punya dengan harga yang ia inginkan tampilkan di portal. Sedikit demi sedikit, Andrew mempeeroleh keuntungan mes-kipun masih tak mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.
Setahun kuliah di Binus, Andrew memutuskan berhenti karena ia ingin menemukan sekolah yang lebih fokus mendalami ilmu website. Atas saran teman, Andrew memutuskan hijrah ke Amerika Serikat guna melanjutkan kuliahnya di Art Institute of Seattle jurusan Multimedia & Web Design.
Semasa kuliah itulah, ide pembuatan sebuah situs yang diperuntukkan sebagai forum komunikasi mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai muncul dalam benaknya. Pada 6 November 2000, bersama dua sahabatnya sesama WNI yang berkuliah di Seattle, yakni Ronald Stephanus dan Budi Dharmawan merintis forum Kaskus.us.
Awalnya forum tersebut hanya memuat berita-berita seputar kejadian di Indonesia. Namun latar belakang ilmu jurnalis yang tak memadai, mereka kerepotan menulis berita. Ujungnya, mereka hanya mencari berita berbahasa Inggris tentang Indonesia dari internet. Tiap hari berita itu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Hal seperti itu berlangsung selama tiga tahun.
Selama masa itu, anggota Kaskus belum mengalami peningkatan. Membayar biaya sewa hosting, mereka harus mengeluarkan US $ 8 (Rp 80 ribu, kurs Rp 10.000 per dolar AS, red) per bulannya. Bahkan, untuk menggaet anggota satu orang saja, butuh waktu lama. Dalam seminggu mereka hanya mampu mengundang paling banyak tiga orang. Kondisi itu bertahan selama mereka sekolah dan bekerja di AS.
Tiga tahun berjalan tanpa keuntungan, akhirnya membuat dua rekan Andrew menyerah dan mundur di tengah jalan. Ditinggalkan kedua rekan seperjuangannya, tidak lantas membuat semangat Andrew untuk terus membesarkan KasKus mengendur. Apalagi ia mendapat dukungan dari teman dekatnya Ken Dean Lawadinata (kini CEO Kaskus Networks).
Setelah menyelesaikan kuliah di Amerika, Andrew sempat be-kerja di perusahaan IT yang gajinya lumayan besar dengan fasilitas yang lengkap. Namun akhirnya ia memutuskan kembali ke Indonesia untuk mengelola situs komunitas KasKus itu.
Dari sebuah kantor di kawasan Jakarta awal 2008, Andrew bersama sahabatnya bahu membahu mengelola KasKus. Dua bulan berselang, KasKus resmi menjadi perusahaan profesional dengan nama PT Darta Media Indonesia.
Pada enam bulan pertama sejak menjadi perusahaan profesional, perkembangan KasKus masih jauh dari yang ia harapkan. Jangankan menggaet pemasang iklan, mencari anggota saja masih sulit.
Andrew dan Ken melakukan promosi besar-besaran dengan menggelar berbagai event. Tak tanggung-tanggung, mereka menghabiskan uang sekitar Rp400 juta. Dana didapat dari orangtua Ken. Hasilnya lagi-lagi belum sesuai yang diharapkan. “Orangtua Ken bilang, gila lu, habis ratusan juta tapi nggak ada hasil,” kenang Andrew.
Tak hanya itu, KasKus juga nyaris ditutup pemerintah karena dianggap sebagai situs porno. “Papa Ken sempat marah ke kami karena dikira buka situs porno,” kata Andrew, lagi.
Di terpaan berbagai kesulitan itu, Andrew dan Ken tak memiliki dana lagi untuk promosi. Namun, mereka tak patah arang. Sambil terus berbenah, Andrew dan Ken memutar otak untuk bangkit. Akhirnya, mereka menemukan cara yang kreatif ketika melihat ada ada anggota dari kalangan selebritis. Andrew kemudian mencetak baju bertuliskan KasKus dan meminta bantuan artis untuk memakainya. “Kami foto lalu masukkan ke situs komunitas ini,” ujar Andrew.
Hasilnya, KasKus makin dikenal. Anggotanya terus berkembang dan pemasangan iklannya juga terus bertambah. Pertengahan 2008, member KasKus mancepai 360.000-an, dan 17 Agustus 2008 menggaet hingga 1,2 juta member sampai akhir tahun 2008. Bahkan, per 21 Januari 2011, mencapai 2,501 juta member.
Konten yang ditawarkan KasKus pun kian bervariasi. Termasuk konten Jual Beli dan Lounge sebagai terfavorit dikunjungi kaskuser. Para kaskuser yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia itu bisa memanfaatkan konten ini untuk transaksi bisnis online. Dalam sehari saja, 80 ribu daftar barang, diikutkan dalam forum jual beli (FJB). “Transaksinya per bulan mencapai Rp203 miliar dari 20 jenis barang teratas yang paling diminati, belum termasuk jenis barang lainnya,” kata Andrew.
Andrew pun membuka rahasia jenis barang yang paling banyak dicari di internet, seperti kendaraan roda empat dan dua, barang elektronik, pakaian, kebutuhan rumah tangga, aksesoris dan beragam kebutuhan perempuan, anak-anak dan lainnya.
Karena terus tumbuh, pemasukan iklan ke perusahaan pun mengalir. Kata Andrew, awalnya pemasang iklan sulit didapat karena banyak perusahaan yang tidak mengenal Kaskus.
Berkat usaha keras dan upaya mengenalkan Kaskus ke publik secara terus menerus, perusahaan-perusahaan pemasang iklan meningkat dan banyak yang masuk daftar tunggu. Penghasilan iklan per bulannya pun sudah hitungan puluhan miliar rupiah.
Walau sudah untung, Andrew menolak perusahaannya akan menomorsatukan iklan. Apalagi, kepercayaan jutaan orang terhadap KasKus sebagai forum komunitas paling nyaman dan bebas bersuara, Andrew ingin kaskuser terus menikmati kenyamanan.
Kepercayaan jutaan kaskuser itu pula yang membuat Andrew optimistis, perkembangan Kaskus akan semakin cemerlang. Apalagi pemerintah telah berkomitmen untuk terus meringankan biaya internet dan memasyarakatkan internet hingga daerah-daerah terpencil sekalipun. Ini tentu bersumbangsih besar bagi pertumbuhan skala bisnis dan layanan KasKus. KasKus melihat peluang bisnis internet jauh lebih merangsang dibanding saat pertamakali dibayangkannya.
Tak terhitung lagi berapa kali jatuh bangun dan gagal. Namun kegigihan, keyakinan, dan berani mencoba ide yang ada dipikiran meskipun itu sangat sederhana, membuat Andrew Darwis meraih kesuksesan melebihi angannya.
Mendengar logat bicaranya, orang tak akan percaya kalau ia adalah pemilik sekaligus pendiri KasKus (Kasak Kusuk). Sebab gaya bahasa pria kelahiran Jakarta 20 Juli 1979 dalam seminar “Digitalpreneur-Peluang Usaha Kreatif dan Inovatif versi Anak Muda”, yang digelar Batam Pos Entrepreneur Scholl (BPES), sederhana dan mudah dipahami. Ia memang dikenal tidak suka obral bicara, namun, sekali bicara, melukiskan kecerdasan otaknya.
Kisah sukses Andew dalam mendirikan KasKus tercetus dari sekedar hobi sebuah komunitas kecil berjumlah tiga orang yang kemudian berkembang menjadi raksasa seperti sekarang ini.
“Dulu impian untuk menjadi seperti saat ini bisa saya katakan mustahil akan tercapai. Namun cita-cita itu tetap saya pendam dan saya jadikan pelajaran,” ujarnya.
Agar tak terlalu membebankan orang tuanya, putra pasangan Antonius Darwis dan Nancy Amidjoyo ini bekerja paruh waktu pada dua perusahaan web design di Jakarta, yakni kemana.com dan indotradezone.com. Per bulannya ia menerima gaji sebesar Rp 500 ribu yang kemudian digunakan untuk menutupi biaya kuliahnya.
Andrew kemudian membuat portal di internet yang berisi berita. Namun ia merasa hal tersebut tak ada keuntungannya. Malah ia merasa buang waktu. Dari kegagalan itu, muncul ide yang sederhana. Ide tersebut menawarkan sebuah barang yang ia punya dengan harga yang ia inginkan tampilkan di portal. Sedikit demi sedikit, Andrew mempeeroleh keuntungan mes-kipun masih tak mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.
Setahun kuliah di Binus, Andrew memutuskan berhenti karena ia ingin menemukan sekolah yang lebih fokus mendalami ilmu website. Atas saran teman, Andrew memutuskan hijrah ke Amerika Serikat guna melanjutkan kuliahnya di Art Institute of Seattle jurusan Multimedia & Web Design.
Semasa kuliah itulah, ide pembuatan sebuah situs yang diperuntukkan sebagai forum komunikasi mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai muncul dalam benaknya. Pada 6 November 2000, bersama dua sahabatnya sesama WNI yang berkuliah di Seattle, yakni Ronald Stephanus dan Budi Dharmawan merintis forum Kaskus.us.
Awalnya forum tersebut hanya memuat berita-berita seputar kejadian di Indonesia. Namun latar belakang ilmu jurnalis yang tak memadai, mereka kerepotan menulis berita. Ujungnya, mereka hanya mencari berita berbahasa Inggris tentang Indonesia dari internet. Tiap hari berita itu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Hal seperti itu berlangsung selama tiga tahun.
Selama masa itu, anggota Kaskus belum mengalami peningkatan. Membayar biaya sewa hosting, mereka harus mengeluarkan US $ 8 (Rp 80 ribu, kurs Rp 10.000 per dolar AS, red) per bulannya. Bahkan, untuk menggaet anggota satu orang saja, butuh waktu lama. Dalam seminggu mereka hanya mampu mengundang paling banyak tiga orang. Kondisi itu bertahan selama mereka sekolah dan bekerja di AS.
Tiga tahun berjalan tanpa keuntungan, akhirnya membuat dua rekan Andrew menyerah dan mundur di tengah jalan. Ditinggalkan kedua rekan seperjuangannya, tidak lantas membuat semangat Andrew untuk terus membesarkan KasKus mengendur. Apalagi ia mendapat dukungan dari teman dekatnya Ken Dean Lawadinata (kini CEO Kaskus Networks).
Setelah menyelesaikan kuliah di Amerika, Andrew sempat be-kerja di perusahaan IT yang gajinya lumayan besar dengan fasilitas yang lengkap. Namun akhirnya ia memutuskan kembali ke Indonesia untuk mengelola situs komunitas KasKus itu.
Dari sebuah kantor di kawasan Jakarta awal 2008, Andrew bersama sahabatnya bahu membahu mengelola KasKus. Dua bulan berselang, KasKus resmi menjadi perusahaan profesional dengan nama PT Darta Media Indonesia.
Pada enam bulan pertama sejak menjadi perusahaan profesional, perkembangan KasKus masih jauh dari yang ia harapkan. Jangankan menggaet pemasang iklan, mencari anggota saja masih sulit.
Andrew dan Ken melakukan promosi besar-besaran dengan menggelar berbagai event. Tak tanggung-tanggung, mereka menghabiskan uang sekitar Rp400 juta. Dana didapat dari orangtua Ken. Hasilnya lagi-lagi belum sesuai yang diharapkan. “Orangtua Ken bilang, gila lu, habis ratusan juta tapi nggak ada hasil,” kenang Andrew.
Tak hanya itu, KasKus juga nyaris ditutup pemerintah karena dianggap sebagai situs porno. “Papa Ken sempat marah ke kami karena dikira buka situs porno,” kata Andrew, lagi.
Di terpaan berbagai kesulitan itu, Andrew dan Ken tak memiliki dana lagi untuk promosi. Namun, mereka tak patah arang. Sambil terus berbenah, Andrew dan Ken memutar otak untuk bangkit. Akhirnya, mereka menemukan cara yang kreatif ketika melihat ada ada anggota dari kalangan selebritis. Andrew kemudian mencetak baju bertuliskan KasKus dan meminta bantuan artis untuk memakainya. “Kami foto lalu masukkan ke situs komunitas ini,” ujar Andrew.
Hasilnya, KasKus makin dikenal. Anggotanya terus berkembang dan pemasangan iklannya juga terus bertambah. Pertengahan 2008, member KasKus mancepai 360.000-an, dan 17 Agustus 2008 menggaet hingga 1,2 juta member sampai akhir tahun 2008. Bahkan, per 21 Januari 2011, mencapai 2,501 juta member.
Konten yang ditawarkan KasKus pun kian bervariasi. Termasuk konten Jual Beli dan Lounge sebagai terfavorit dikunjungi kaskuser. Para kaskuser yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia itu bisa memanfaatkan konten ini untuk transaksi bisnis online. Dalam sehari saja, 80 ribu daftar barang, diikutkan dalam forum jual beli (FJB). “Transaksinya per bulan mencapai Rp203 miliar dari 20 jenis barang teratas yang paling diminati, belum termasuk jenis barang lainnya,” kata Andrew.
Andrew pun membuka rahasia jenis barang yang paling banyak dicari di internet, seperti kendaraan roda empat dan dua, barang elektronik, pakaian, kebutuhan rumah tangga, aksesoris dan beragam kebutuhan perempuan, anak-anak dan lainnya.
Karena terus tumbuh, pemasukan iklan ke perusahaan pun mengalir. Kata Andrew, awalnya pemasang iklan sulit didapat karena banyak perusahaan yang tidak mengenal Kaskus.
Berkat usaha keras dan upaya mengenalkan Kaskus ke publik secara terus menerus, perusahaan-perusahaan pemasang iklan meningkat dan banyak yang masuk daftar tunggu. Penghasilan iklan per bulannya pun sudah hitungan puluhan miliar rupiah.
Walau sudah untung, Andrew menolak perusahaannya akan menomorsatukan iklan. Apalagi, kepercayaan jutaan orang terhadap KasKus sebagai forum komunitas paling nyaman dan bebas bersuara, Andrew ingin kaskuser terus menikmati kenyamanan.
Kepercayaan jutaan kaskuser itu pula yang membuat Andrew optimistis, perkembangan Kaskus akan semakin cemerlang. Apalagi pemerintah telah berkomitmen untuk terus meringankan biaya internet dan memasyarakatkan internet hingga daerah-daerah terpencil sekalipun. Ini tentu bersumbangsih besar bagi pertumbuhan skala bisnis dan layanan KasKus. KasKus melihat peluang bisnis internet jauh lebih merangsang dibanding saat pertamakali dibayangkannya.
Arnold dan Remco pendiri TokoBagus dot com
Ide untuk memulai bisnis bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Ambil contoh pengalaman Arnold Sebastian. Kala berlibur ke Bali, pria asal Belanda ini malah melihat peluang mengembangkan bisnis online store di Indonesia. “Saya lihat Indonesia ini luas sekali. Banyak hambatannya jika bisnis dilakukan secara offline,” ucapnya.
Kala itu, ide membuat toko online tersebut memang tergolong nekat. Maklum, pada tahun 2000, penetrasi Internet di Indonesia masih sangat rendah. Namun, Arnold menilai bahwa potensi bisnis online di Tanah Air begitu besar. Karakter negara seperti inilah yang dinilainya sesuai dengan konsep bisnis online, yang memang tak akan dibatasi ruang, tempat dan waktu. Internet akan membuka jaringan dan mendekatkan pihak yang jauh. Menurutnya, toko online akan mempersempit jarak antara penjual dan pembeli. Apalagi, ini sangat berguna jika melihat kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan.
Arnold mengakui, ia memang berkiblat pada keberhasilan Amazon.com. Karena itu, ia optimistis situs jual-beli online akan berkembang. Namun, ketidaksiapan infrastruktur situs jual-beli online di Indonesia membuatnya harus mengembangkan situs di luar negeri.
Beruntung, ketika kembali ke Negeri Kincir Angin, ia bertemu dengan Remco Hendrik Lupker. Pegawai pengembang website di Belanda itu membuat dan menjual domain www.tokobagus.com. Akan tetapi, walau sudah dibuat pada 2003, situs itu tidak langsung digunakan. Sebab, saat itu pasar online belum terbentuk.
Tokobagus.com adalah situs di mana perusahaan dan perorangan dapat menjual dan membeli produk ataupun jasa. Sesungguhnya, saat itu tidak terpikir bahwa perkembangan situs jual-belinya akan sepesat sekarang. Ia hanya ingin bisnisnya itu seperti Amazon.com. “Yang penting, domainnya sudah dibuat,” ujar pria kelahiran 26 maret 1980 itu.
Ketika perdagangan online mulai marak, barulah Arnold menggandeng Remco untuk berinvestasi bersama. Persahabatan berbeda usia itu membuahkan kata sepakat, mereka akan membesut toko online jual-beli dengan pasar di Indonesia. Remco, pria kelahiran Delft, 24 Maret 1969, sudah malang-melintang puluhan tahun dalam pembuatan e-commerce.
Arnold mengatakan, selain modal, diperlukan juga infrastruktur yang baik untuk menunjang keberadaan situs tersebut. Karena itu, baru pada 2005 www.tokobagus.com berhasil diluncurkan.
Saat itu baru sedikit yang mau mencoba memasarkan produk dan jasa melalui Internet. Tokobagus.com sendiri beriklan melalui televisi. Namun, cara itu menurut Arnold sangat tidak efektif. ”Kalau kita mau menjangkau pasar online, strategi pemasarannya juga harus melalui pemasaran digital,” katanya. Terhitung sejak 2008 Tokobagus.com agresif menjangkau pasar lebih luas.
Arnold mengungkapkan, kelebihan Tokobagus.com adalah ruang yang diberikan secara cuma-cuma bagi para penjual. “Kami sebagai penjual diberi ruang secara gratis. Promo yang dilakukan penjual dianggap sebagai iklan. Setiap iklan gratis yang terpasang akan tersusun berdasarkan urutan waktu, sehingga pengiklan hari ini akan berada pada nomor urut lebih awal dibandingkan penjual yang memasang iklan sehari sebelumnya,” ujarnya.
Tokobagus.com berkembang sangat pesat. Kini anggota Tokobagus.com mencapai lebih dari 700 ribu. “Namun itu merupakan total anggota yang terdaftar dari awal sampai sekarang. Ada sebagian yang non-aktif. Kini hanya sekitar 40%-nya yang aktif,” ungkapnya ketika ditemui di kawasan Hotel Indonesia.
Saat ini, jumlah SDM-nya sudah mencapai 40 orang. Kantornya yang semula di Denpasar, Bali, pada Januari 2011 dipindahkan ke Jakarta. “Kami mempertimbangkan akses yang lebih mudah jika di Jakarta,” kata Arnold. Menurutnya, di Ibu Kota, Tokobagus.com lebih mudah berkoordinasi dengan mitra bisnis.
Kesuksesan Tokobagus.com salah satunya terlihat dari puluhan ragam kategori. Tiap subkategori mencapai ratusan ribu. Subkategori di antaranya properti, otomotif, fashion, jasa dan travel. Saat ini iklan Tokobagus.com telah mencapai lebih dari 1 juta, dengan update iklan terbaru setiap hari mencapai 10.000. Pageview-nya dua jutaan per hari. Lalu, apa yang membedakan Tokobagus.com dengan situs belanja online lainnya?
Arnold menyebutkan, Tokobagus.com tidak ambil bagian di setiap transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. ”Situs-situs semacam ini di luar negeri juga digratiskan,” ujarnya menjelaskan. Transaksi terjadi secara langsung consumer to consumer atau business to consumer. Arnold dan Remco tidak ingin situsnya masuk dalam ranah business to business (B to B). ”Kalau masuk ke B to B, kami sudah masuk dalam ranah hukum,” ujarnya. Di Indonesia, hukum yang mengatur transaksi online B to B belum ada. Mereka tak mau mengambil risiko tersebut. Apalagi, nilai transaksinya tidak main-main.
Bagi Arnold, kualitas dan kepuasan pelanggan terhadap layanan Tokobagus.com merupakan hal yang sangat penting. Hal ini penting untuk menyaring pengiklan yang bertujuan menipu. “Bukan tidak mungkin situs gratis seperti kami dimasuki pihak-pihak yang ingin menipu,” katanya. Itu bisa dilihat dari penawaran yang dilakukan. Karenanya, setiap penawaran yang datang akan diperiksa.
Arnold menyatakan, harga merupakan salah satu komponen pemeriksaan. “Pernah ada pihak yang menawarkan iPad seharga Rp 3 juta, padahal di tempat lain harganya Rp 8 juta. Terpaksa kami tolak,” ujar pria yang fasih berbahasa indonesia itu.
Untuk terus meningkatkan layanan, pada awal Januari 2011 Tokobagus.com melakukan survei terhadap seluruh pengiklannya. Survei tersebut menyangkut volume, omset dan lalu lintas transaksi. Survei menggunakan metode dengan tingkat kepercayaan 99% dan margin kesalahan 5%. Yang mengejutkan, hasil survei menunjukkan bahwa nilai transaksi terbukukan sebanyak Rp 300 miliar pada Desember 2010. “Itu hanya produk yang nilainya tidak begitu besar. Komoditas seperti properti dan otomotif tidak termasuk dalam nilai transaksi ini. Jika dimasukkan, nanti nilainya tidak valid lagi,” kata lulusan Jurusan Industri Telekomunikasi Universitas James Madison, Amerika Serikat, itu.
Menurut Arnold, bisnis Tokobagus.com tahun 2010, jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya, mengalami perkembangan pesat, yaitu meningkat 150%-200%. Ia menyadari tantangan terbesar dalam mengembangkan situs jual-beli online adalah menciptakan suasana belanja yang kondusif dan edukatif di mal online-nya.
Untuk mengelola situs toko online, juga dibutuhkan investasi yang cukup besar. “Tentu saja, investasi dalam hal uang besar sekali. Namun, kami tidak memfokuskan pada keuntungan yang cepat,” ujar Arnold. Karena itulah, kedua pendiri Tokobagus.com mencari pihak ketiga sebagai investor. Sayangnya, Arnold tidak mau menyebutkan nama perusahaan yang menjadi investor ketiga tersebut. Sampai sekarang, bahkan investor terus menyuntikkan dana. “Namanya bisnis memang harus suffer. Itu wajar. Mungkin baru 5-10 tahun ke depan investasi kami kembali,” kata pria yang kerap tidak tidur semalaman jika ada persoalan dengan server itu.
Ada banyak pekerjaan rumah yang masuk dalam daftar yang terus mereka perbaiki. Selain menghasilkan situs-situs baru, mereka juga terpikir menjadi escrow (perantara pembayaran) dalam transaksi online-nya, guna lebih menjamin keamanan transaksi. Di sana fungsi Tokobagus.com menjadi kasir. Namun, situs itu tetap menjalankan fungsinya seperti semula: tidak mengambil margin atas transaksi. “Tapi,” kata Arnold, “rencana itu juga melihat perkembangan regulasi jual-beli online di Indonesia.”
Menurut Agus W. Soehadi, guru besar pemasaran dari Prasetiya Mulya, salah satu hal penting dalam startup digital business adalah bagaimana mencari asal revenue model bisnisnya. Apakah dari keanggotaan, iklan, fee setiap transaksi yang terjadi, penjualan produk, ataukah jasa.
Setelah itu, perlu ditentukan value proposition-nya, terutama yang terkait dengan platform yang memungkinkan konsumer memiliki kemudahan untuk akses, berinteraksi dengan pengguna yang lain. Harus dipastikan apakah pengguna dapat mengekspresikan dirinya melalui platform itu atau berkesempatan memperoleh atau merancang sendiri layanan sesuai dengan kebutuhannya.
Kemudian, perlu dipikirkan infrastrukturnya agar platform tersebut dapat dirancang dan dieksekusi seperti hardware, software penunjang, dan pengembangan konten.
Berikutnya, si pengelola bisnis digital mesti memiliki pola pikir bahwa penciptaan value proposition konsumen tidak hanya didominasi perusahaan, tetapi perusahaan bersama konsumen menciptakan value. Jadi, dari konsep one-to-many ke many-to-many. Hal itu membuat proposisi nilai yang ditawarkan dapat mengikuti perkembangan konsumen.
Dengan konsep ini, tugas pemasaran tidak hanya didominasi perusahaan. Konsumen juga aktif mengomunikasikan produk kita karena merupakan bagian dari perusahaan itu sendiri, seperti apa yang dilakukan Tokobagus.com dan beberapa bisnis digital yang sukses.
“Model bisnis yang kuat membuat penetrasi yang kuat. Investor akan lebih tertarik menanam uang di bisnis ini,” ujar Agus.(*)
Sumber:
Taufik Hidayat dan Rias Andriati
Riset: Evi Amanayati
Kala itu, ide membuat toko online tersebut memang tergolong nekat. Maklum, pada tahun 2000, penetrasi Internet di Indonesia masih sangat rendah. Namun, Arnold menilai bahwa potensi bisnis online di Tanah Air begitu besar. Karakter negara seperti inilah yang dinilainya sesuai dengan konsep bisnis online, yang memang tak akan dibatasi ruang, tempat dan waktu. Internet akan membuka jaringan dan mendekatkan pihak yang jauh. Menurutnya, toko online akan mempersempit jarak antara penjual dan pembeli. Apalagi, ini sangat berguna jika melihat kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan.
Arnold mengakui, ia memang berkiblat pada keberhasilan Amazon.com. Karena itu, ia optimistis situs jual-beli online akan berkembang. Namun, ketidaksiapan infrastruktur situs jual-beli online di Indonesia membuatnya harus mengembangkan situs di luar negeri.
Beruntung, ketika kembali ke Negeri Kincir Angin, ia bertemu dengan Remco Hendrik Lupker. Pegawai pengembang website di Belanda itu membuat dan menjual domain www.tokobagus.com. Akan tetapi, walau sudah dibuat pada 2003, situs itu tidak langsung digunakan. Sebab, saat itu pasar online belum terbentuk.
Tokobagus.com adalah situs di mana perusahaan dan perorangan dapat menjual dan membeli produk ataupun jasa. Sesungguhnya, saat itu tidak terpikir bahwa perkembangan situs jual-belinya akan sepesat sekarang. Ia hanya ingin bisnisnya itu seperti Amazon.com. “Yang penting, domainnya sudah dibuat,” ujar pria kelahiran 26 maret 1980 itu.
Ketika perdagangan online mulai marak, barulah Arnold menggandeng Remco untuk berinvestasi bersama. Persahabatan berbeda usia itu membuahkan kata sepakat, mereka akan membesut toko online jual-beli dengan pasar di Indonesia. Remco, pria kelahiran Delft, 24 Maret 1969, sudah malang-melintang puluhan tahun dalam pembuatan e-commerce.
Arnold mengatakan, selain modal, diperlukan juga infrastruktur yang baik untuk menunjang keberadaan situs tersebut. Karena itu, baru pada 2005 www.tokobagus.com berhasil diluncurkan.
Saat itu baru sedikit yang mau mencoba memasarkan produk dan jasa melalui Internet. Tokobagus.com sendiri beriklan melalui televisi. Namun, cara itu menurut Arnold sangat tidak efektif. ”Kalau kita mau menjangkau pasar online, strategi pemasarannya juga harus melalui pemasaran digital,” katanya. Terhitung sejak 2008 Tokobagus.com agresif menjangkau pasar lebih luas.
Arnold mengungkapkan, kelebihan Tokobagus.com adalah ruang yang diberikan secara cuma-cuma bagi para penjual. “Kami sebagai penjual diberi ruang secara gratis. Promo yang dilakukan penjual dianggap sebagai iklan. Setiap iklan gratis yang terpasang akan tersusun berdasarkan urutan waktu, sehingga pengiklan hari ini akan berada pada nomor urut lebih awal dibandingkan penjual yang memasang iklan sehari sebelumnya,” ujarnya.
Tokobagus.com berkembang sangat pesat. Kini anggota Tokobagus.com mencapai lebih dari 700 ribu. “Namun itu merupakan total anggota yang terdaftar dari awal sampai sekarang. Ada sebagian yang non-aktif. Kini hanya sekitar 40%-nya yang aktif,” ungkapnya ketika ditemui di kawasan Hotel Indonesia.
Saat ini, jumlah SDM-nya sudah mencapai 40 orang. Kantornya yang semula di Denpasar, Bali, pada Januari 2011 dipindahkan ke Jakarta. “Kami mempertimbangkan akses yang lebih mudah jika di Jakarta,” kata Arnold. Menurutnya, di Ibu Kota, Tokobagus.com lebih mudah berkoordinasi dengan mitra bisnis.
Kesuksesan Tokobagus.com salah satunya terlihat dari puluhan ragam kategori. Tiap subkategori mencapai ratusan ribu. Subkategori di antaranya properti, otomotif, fashion, jasa dan travel. Saat ini iklan Tokobagus.com telah mencapai lebih dari 1 juta, dengan update iklan terbaru setiap hari mencapai 10.000. Pageview-nya dua jutaan per hari. Lalu, apa yang membedakan Tokobagus.com dengan situs belanja online lainnya?
Arnold menyebutkan, Tokobagus.com tidak ambil bagian di setiap transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. ”Situs-situs semacam ini di luar negeri juga digratiskan,” ujarnya menjelaskan. Transaksi terjadi secara langsung consumer to consumer atau business to consumer. Arnold dan Remco tidak ingin situsnya masuk dalam ranah business to business (B to B). ”Kalau masuk ke B to B, kami sudah masuk dalam ranah hukum,” ujarnya. Di Indonesia, hukum yang mengatur transaksi online B to B belum ada. Mereka tak mau mengambil risiko tersebut. Apalagi, nilai transaksinya tidak main-main.
Bagi Arnold, kualitas dan kepuasan pelanggan terhadap layanan Tokobagus.com merupakan hal yang sangat penting. Hal ini penting untuk menyaring pengiklan yang bertujuan menipu. “Bukan tidak mungkin situs gratis seperti kami dimasuki pihak-pihak yang ingin menipu,” katanya. Itu bisa dilihat dari penawaran yang dilakukan. Karenanya, setiap penawaran yang datang akan diperiksa.
Arnold menyatakan, harga merupakan salah satu komponen pemeriksaan. “Pernah ada pihak yang menawarkan iPad seharga Rp 3 juta, padahal di tempat lain harganya Rp 8 juta. Terpaksa kami tolak,” ujar pria yang fasih berbahasa indonesia itu.
Untuk terus meningkatkan layanan, pada awal Januari 2011 Tokobagus.com melakukan survei terhadap seluruh pengiklannya. Survei tersebut menyangkut volume, omset dan lalu lintas transaksi. Survei menggunakan metode dengan tingkat kepercayaan 99% dan margin kesalahan 5%. Yang mengejutkan, hasil survei menunjukkan bahwa nilai transaksi terbukukan sebanyak Rp 300 miliar pada Desember 2010. “Itu hanya produk yang nilainya tidak begitu besar. Komoditas seperti properti dan otomotif tidak termasuk dalam nilai transaksi ini. Jika dimasukkan, nanti nilainya tidak valid lagi,” kata lulusan Jurusan Industri Telekomunikasi Universitas James Madison, Amerika Serikat, itu.
Menurut Arnold, bisnis Tokobagus.com tahun 2010, jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya, mengalami perkembangan pesat, yaitu meningkat 150%-200%. Ia menyadari tantangan terbesar dalam mengembangkan situs jual-beli online adalah menciptakan suasana belanja yang kondusif dan edukatif di mal online-nya.
Untuk mengelola situs toko online, juga dibutuhkan investasi yang cukup besar. “Tentu saja, investasi dalam hal uang besar sekali. Namun, kami tidak memfokuskan pada keuntungan yang cepat,” ujar Arnold. Karena itulah, kedua pendiri Tokobagus.com mencari pihak ketiga sebagai investor. Sayangnya, Arnold tidak mau menyebutkan nama perusahaan yang menjadi investor ketiga tersebut. Sampai sekarang, bahkan investor terus menyuntikkan dana. “Namanya bisnis memang harus suffer. Itu wajar. Mungkin baru 5-10 tahun ke depan investasi kami kembali,” kata pria yang kerap tidak tidur semalaman jika ada persoalan dengan server itu.
Ada banyak pekerjaan rumah yang masuk dalam daftar yang terus mereka perbaiki. Selain menghasilkan situs-situs baru, mereka juga terpikir menjadi escrow (perantara pembayaran) dalam transaksi online-nya, guna lebih menjamin keamanan transaksi. Di sana fungsi Tokobagus.com menjadi kasir. Namun, situs itu tetap menjalankan fungsinya seperti semula: tidak mengambil margin atas transaksi. “Tapi,” kata Arnold, “rencana itu juga melihat perkembangan regulasi jual-beli online di Indonesia.”
Menurut Agus W. Soehadi, guru besar pemasaran dari Prasetiya Mulya, salah satu hal penting dalam startup digital business adalah bagaimana mencari asal revenue model bisnisnya. Apakah dari keanggotaan, iklan, fee setiap transaksi yang terjadi, penjualan produk, ataukah jasa.
Setelah itu, perlu ditentukan value proposition-nya, terutama yang terkait dengan platform yang memungkinkan konsumer memiliki kemudahan untuk akses, berinteraksi dengan pengguna yang lain. Harus dipastikan apakah pengguna dapat mengekspresikan dirinya melalui platform itu atau berkesempatan memperoleh atau merancang sendiri layanan sesuai dengan kebutuhannya.
Kemudian, perlu dipikirkan infrastrukturnya agar platform tersebut dapat dirancang dan dieksekusi seperti hardware, software penunjang, dan pengembangan konten.
Berikutnya, si pengelola bisnis digital mesti memiliki pola pikir bahwa penciptaan value proposition konsumen tidak hanya didominasi perusahaan, tetapi perusahaan bersama konsumen menciptakan value. Jadi, dari konsep one-to-many ke many-to-many. Hal itu membuat proposisi nilai yang ditawarkan dapat mengikuti perkembangan konsumen.
Dengan konsep ini, tugas pemasaran tidak hanya didominasi perusahaan. Konsumen juga aktif mengomunikasikan produk kita karena merupakan bagian dari perusahaan itu sendiri, seperti apa yang dilakukan Tokobagus.com dan beberapa bisnis digital yang sukses.
“Model bisnis yang kuat membuat penetrasi yang kuat. Investor akan lebih tertarik menanam uang di bisnis ini,” ujar Agus.(*)
Sumber:
Taufik Hidayat dan Rias Andriati
Riset: Evi Amanayati
Doa Nabi Sulaiman AS
ROBBI AUZI’NII AN ASYKURO NI’MATAKAL LATII AN’AMTA ‘ALAYYA WA ‘ALLA WAALIDAYYA WA AN’ A’MALA SHOOLIHAN TARDHOOHU WA ADKHILNII BIROHMATIKA FII ‘IBAADIKASH SHOOLIHIIN
“ Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau anugrahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridoi, dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu ”
Inilah amalan yang selalu dibacakan dan dimohonkan oleh Nabi Sulaiman dalam mencapai kesuksesannya di dunia dan akhirat. Nabi yang kekayaannya bukan lagi dalam bilangan trilyun. Melainkan separuh dari isi dunia.. Subhanallah.. Meskipun begitu tak ada kesombongan pada diri Nabi Sulaiman..
Berikut 5 poin dalam doa tersebut..
1. Nabi Sulaiman as memasrahkan dan bertawakal secara penuh meyerahkan dirinya agar ada dalam naungan dan perlindungan Allah SWT.
2. Nabi Sulaiman as selalu bersyukur dengan segala apa yang Allah berikan untuknya, walaupun sedikit atau banyak.
3. Nabi Sulaiman Sangat memuliakan orang tuanya, selalu mengingatnya bahkan di dalm doanya.
4. Nabi Sulaiman hanya mengerjakan amal baik yang diridhai oleh Allah SWT.
5. Nabi Sulaiman berkumpul dalam perkumpulan orang-orang yang Shaleh
“ Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau anugrahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridoi, dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu ”
Inilah amalan yang selalu dibacakan dan dimohonkan oleh Nabi Sulaiman dalam mencapai kesuksesannya di dunia dan akhirat. Nabi yang kekayaannya bukan lagi dalam bilangan trilyun. Melainkan separuh dari isi dunia.. Subhanallah.. Meskipun begitu tak ada kesombongan pada diri Nabi Sulaiman..
Berikut 5 poin dalam doa tersebut..
1. Nabi Sulaiman as memasrahkan dan bertawakal secara penuh meyerahkan dirinya agar ada dalam naungan dan perlindungan Allah SWT.
2. Nabi Sulaiman as selalu bersyukur dengan segala apa yang Allah berikan untuknya, walaupun sedikit atau banyak.
3. Nabi Sulaiman Sangat memuliakan orang tuanya, selalu mengingatnya bahkan di dalm doanya.
4. Nabi Sulaiman hanya mengerjakan amal baik yang diridhai oleh Allah SWT.
5. Nabi Sulaiman berkumpul dalam perkumpulan orang-orang yang Shaleh
Berbagi Cerita Tentang Mimpi
Dilansir VIVAnews dikutip muhib.co.cc - Agnes Monica terkenal sebagai artis ambisius dalam mencapai mimpinya. Tak jarang banyak juga yang yang menyebutnya arogan. Namun, Agnes tak mempermasalahkan hal tersebut. Ia tetap yakin jika mau berusaha maka mimpi akan terwujud.
"Saya menganggap itu mimpi, saya tidak masalah disebut arogan," ujarnya dalam kampanye 'dream, believe, make it happen' yang diadakan di @america Pacific Place, Jakarta Selatan.
Baginya, mimpi merupakan permulaan dalam mencapai kesuksesan. Namun ia sangat menyayangkan karena banyak anak muda Indonesia yang hanya sekedar bermimpi tanpa berusaha untuk mewujudkannya. "Mereka sudah senang menjadi cukup baik, mereka tidak mencoba menjadi yang terbaik," ujarnya.
Padahal, ia menambahkan, "banyak yang kita gunakan saat ini adalah hasil dari mimpi, seperti The Wright Brother saat menciptakan pesawat terbang."
Namun, mimpi hanyalah sebuah mimpi jika kita tidak percaya dan berusaha membuatnya menjadi kemyataan. "Saya pernah berada di comfort zone, tapi saya memilih keluar dari zona tersebut. Saya memilih bermimpi," ujarnya.
Artis cantik yang telah merampungkan duetnya dengan Michael Bolton ini mengatakan percaya bahwa setiap mimpinya akan menjadi kenyataan jika berusaha dengan keras dalam mencapainya.
Namun membuat mimpi menjadi kenyataan bukanlah seperti membalikkan telapak tangan. Untuk mengejar mimpinya itu tak jarang ia menemukan kendala. "Banyak yang harus dilakukan seperti penyesuaian, mencoba konsisten, menghindar dari putus asa, menghindar dari kenyamanan yang tercipta selanjutnya," ujarnya.
Dirasakan Agnes mimpi untuk go international atau segala perubahan yang diciptakannya telah membuat banyak kontroversi di masyarakat. Namun, dia selalu mencoba merubah energi-energi negatif menjadi positif. "Masa depan Anda bukan berasal dari pemikiran orang tentang Anda, tetapi bagaimana Anda melihat diri Anda," ujarnya.
Tak heran jika dengan bermimpi, percaya, dan berusaha keras, Agnes telah mencapai sebagian mimpinya. Baginya, apa yang dia capai bukanlah keberuntungan tetapi karena dia menyiapkan diri untuk menyambut setiap kesempatan yang datang padanya. "Sukses adalah kesiapan plus kesempatan," ujarnya.
"Saya menganggap itu mimpi, saya tidak masalah disebut arogan," ujarnya dalam kampanye 'dream, believe, make it happen' yang diadakan di @america Pacific Place, Jakarta Selatan.
Baginya, mimpi merupakan permulaan dalam mencapai kesuksesan. Namun ia sangat menyayangkan karena banyak anak muda Indonesia yang hanya sekedar bermimpi tanpa berusaha untuk mewujudkannya. "Mereka sudah senang menjadi cukup baik, mereka tidak mencoba menjadi yang terbaik," ujarnya.
Padahal, ia menambahkan, "banyak yang kita gunakan saat ini adalah hasil dari mimpi, seperti The Wright Brother saat menciptakan pesawat terbang."
Namun, mimpi hanyalah sebuah mimpi jika kita tidak percaya dan berusaha membuatnya menjadi kemyataan. "Saya pernah berada di comfort zone, tapi saya memilih keluar dari zona tersebut. Saya memilih bermimpi," ujarnya.
Artis cantik yang telah merampungkan duetnya dengan Michael Bolton ini mengatakan percaya bahwa setiap mimpinya akan menjadi kenyataan jika berusaha dengan keras dalam mencapainya.
Namun membuat mimpi menjadi kenyataan bukanlah seperti membalikkan telapak tangan. Untuk mengejar mimpinya itu tak jarang ia menemukan kendala. "Banyak yang harus dilakukan seperti penyesuaian, mencoba konsisten, menghindar dari putus asa, menghindar dari kenyamanan yang tercipta selanjutnya," ujarnya.
Dirasakan Agnes mimpi untuk go international atau segala perubahan yang diciptakannya telah membuat banyak kontroversi di masyarakat. Namun, dia selalu mencoba merubah energi-energi negatif menjadi positif. "Masa depan Anda bukan berasal dari pemikiran orang tentang Anda, tetapi bagaimana Anda melihat diri Anda," ujarnya.
Tak heran jika dengan bermimpi, percaya, dan berusaha keras, Agnes telah mencapai sebagian mimpinya. Baginya, apa yang dia capai bukanlah keberuntungan tetapi karena dia menyiapkan diri untuk menyambut setiap kesempatan yang datang padanya. "Sukses adalah kesiapan plus kesempatan," ujarnya.
Mengapa Lubang Hidung Kita Ada Dua"?
Kita memiliki hidung berlubang disebelah kiri dan disebelah kanan, apakah fungsinya sama untuk menghirup dan membuang nafas?
Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin).
Jika SAKIT KEPALA, cobalah MENUTUP Lubang hidung sebelah KANAN bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh.
Jika Anda merasa LELAH, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah KIRI dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.
Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin.
Laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.
Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat ? Sebelah kiri atau kanan ?
Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.
Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.
Pada suatu malam, saya duduk menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafas dengan lubang hidung sebelah kiri. Dalam kurang dari satu minggu, sakit kepala saya sembuh. Saya teruskan melakukannya selama 1 bulan, sejak malam itu sampai sekarang , sakit kepala saya tidak kambuh lagi
Ini adalah yang saya alami sendiri. Saya beritahukan kepada orang lain, jika sakit kepala, boleh mencoba cara tersebut, sebab sangat efektif buat saya. Ini adalah terapi alami, tidak seperti memakan obat dalam jangka panjang akan ada efek sampingnya. Jadi kenapa Anda tidak mencobanya
Selalulah mencoba terapi pernafasan.
Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin).
Jika SAKIT KEPALA, cobalah MENUTUP Lubang hidung sebelah KANAN bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh.
Jika Anda merasa LELAH, lakukan sebaliknya. Tutup lubang hidung sebelah KIRI dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.
Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin.
Laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.
Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat ? Sebelah kiri atau kanan ?
Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.
Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.
Pada suatu malam, saya duduk menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafas dengan lubang hidung sebelah kiri. Dalam kurang dari satu minggu, sakit kepala saya sembuh. Saya teruskan melakukannya selama 1 bulan, sejak malam itu sampai sekarang , sakit kepala saya tidak kambuh lagi
Ini adalah yang saya alami sendiri. Saya beritahukan kepada orang lain, jika sakit kepala, boleh mencoba cara tersebut, sebab sangat efektif buat saya. Ini adalah terapi alami, tidak seperti memakan obat dalam jangka panjang akan ada efek sampingnya. Jadi kenapa Anda tidak mencobanya
Selalulah mencoba terapi pernafasan.
manusia ibarat sebuah buku
Manusia seperti sebuah buku.
cover depan adalah tgl lahir.
cover belakang adalah tgl kematian.
Tiap lembarnya, adalah tiap² hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal,
ada buku yg tipis.
Ada buku yg menarik dibaca,
ada yg tidak sama sekali.
Sekali menulis, tidak akan pernah berhenti sampai selesai.
Yg hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita,
seburuk apapun kemarin,
Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.
Kita selalu diberi kesempatan yg baru utk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yg sudah ditetapkanNya untuk kita masing².
Terima kasih Tuhan utk hari ųğ baru ini.
Nikmatilah dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal² yg benar.
Dan jangan lupa, untuk selalu bertanya kepada Tuhan, tentang apa yg harus ditulis tiap² harinya.
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupanmu selesai, engkau didapati sebagai pribadi yg berkenan kepadaNya.
Dan buku kehidupanmu layak untuk dijadikan teladan bagi generasi setelahnya.
Selamat menulis di buku kehidupanmu, dengan tinta cinta dan pena kebijakan.
Aku berdoa dan berharap :
"agar Tuhan selalu menyertai setiap langkahmu"
..........karena.........
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa
langit itu selalu biru,
Bunga selalu mekar,
dan Mentari selalu bersinar..
Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu
memberi pelangi di setiap badai,
Senyum di setiap air mata,
Berkah di setiap cobaan,
dan jawaban di setiap do'a.
Jangan pernah menyerah sahabat,
Terus berjuanglah
cover depan adalah tgl lahir.
cover belakang adalah tgl kematian.
Tiap lembarnya, adalah tiap² hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal,
ada buku yg tipis.
Ada buku yg menarik dibaca,
ada yg tidak sama sekali.
Sekali menulis, tidak akan pernah berhenti sampai selesai.
Yg hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita,
seburuk apapun kemarin,
Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.
Kita selalu diberi kesempatan yg baru utk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yg sudah ditetapkanNya untuk kita masing².
Terima kasih Tuhan utk hari ųğ baru ini.
Nikmatilah dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal² yg benar.
Dan jangan lupa, untuk selalu bertanya kepada Tuhan, tentang apa yg harus ditulis tiap² harinya.
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupanmu selesai, engkau didapati sebagai pribadi yg berkenan kepadaNya.
Dan buku kehidupanmu layak untuk dijadikan teladan bagi generasi setelahnya.
Selamat menulis di buku kehidupanmu, dengan tinta cinta dan pena kebijakan.
Aku berdoa dan berharap :
"agar Tuhan selalu menyertai setiap langkahmu"
..........karena.........
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa
langit itu selalu biru,
Bunga selalu mekar,
dan Mentari selalu bersinar..
Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu
memberi pelangi di setiap badai,
Senyum di setiap air mata,
Berkah di setiap cobaan,
dan jawaban di setiap do'a.
Jangan pernah menyerah sahabat,
Terus berjuanglah
seekor semut dan seorang master sufi
Alkisah,Pada suatu siang yang terik ada seorang master Sufi yang sangat terkenal karena kebijaksanaannya sehingga beliau bisa berbicara dengan siapa saja termasuk dengan bintang sekalipun. Dalam perjalanannya melintasi padang gurun tersebut, dia melihat seekor semut yang sedang berjalan terburu-buru. Dia penasaran dan tertarik untuk mencoba menyapanya.
“Hi semut, sedang kemana kamu sepertinya terburu-buru?”
Semut tersebut kaget kok bisa-bisanya ada manusia yang ngajak ngomong dia. Karena dia lihat sang Master Sufi tersebut sangatlah bijaksana maka dia menjawab
“saya sedang berjalan menuju ke Mekah”
Sang Master Sufi tersebut terbengong-bengong dan dia berpikir “ ngga salah nih dia mau pergi ke Mekah” dibenaknya, kemudian dia menanyakan kepada semut itu.
“ Kamu ke Mekah? Kapan kamu sampai? Sedangkan perjalanan ke Mekah sangatlah jauh? Mana bisa sampai?”
Dengan bijak sang semut tersebut menjawab
“ Tidak penting sampai atau tidak sampai, yang penting saya tahu tujuan hidup saya. Saya mau ke Mekah”
Dan tercenunglah sang Master Sufi tersebut sambil berpikir. Hmmm se-ekor semut saja mempunyai tujuan dalam hidupnya. Sedangkan banyak manusia yang masih belum mempunyai tujuan dalam hidupnya. Mereka membiarkan hidup mereka terombang ambing dibawa oleh arus. Ada yang bisa sampai ketujuan ada yang sudah skeptis sebelum mencapai tujuannya. Sedangkan semut ini? Wuihhh bijaksana sekali hidup dia. Setelah dia mengatakan itu, dia berpamitan kepada sang semut yang sedang berjalan tersebut dan mendoakan semut tersebut agar sampai pada tujuannya.
Apakah anda sudah tahu tujuan hidup anda? Tentukanlah dari sekarang tujuan hidup anda sehingga anda tahu arah hidup anda.
SUKSES BUAT ANDA
“Hi semut, sedang kemana kamu sepertinya terburu-buru?”
Semut tersebut kaget kok bisa-bisanya ada manusia yang ngajak ngomong dia. Karena dia lihat sang Master Sufi tersebut sangatlah bijaksana maka dia menjawab
“saya sedang berjalan menuju ke Mekah”
Sang Master Sufi tersebut terbengong-bengong dan dia berpikir “ ngga salah nih dia mau pergi ke Mekah” dibenaknya, kemudian dia menanyakan kepada semut itu.
“ Kamu ke Mekah? Kapan kamu sampai? Sedangkan perjalanan ke Mekah sangatlah jauh? Mana bisa sampai?”
Dengan bijak sang semut tersebut menjawab
“ Tidak penting sampai atau tidak sampai, yang penting saya tahu tujuan hidup saya. Saya mau ke Mekah”
Dan tercenunglah sang Master Sufi tersebut sambil berpikir. Hmmm se-ekor semut saja mempunyai tujuan dalam hidupnya. Sedangkan banyak manusia yang masih belum mempunyai tujuan dalam hidupnya. Mereka membiarkan hidup mereka terombang ambing dibawa oleh arus. Ada yang bisa sampai ketujuan ada yang sudah skeptis sebelum mencapai tujuannya. Sedangkan semut ini? Wuihhh bijaksana sekali hidup dia. Setelah dia mengatakan itu, dia berpamitan kepada sang semut yang sedang berjalan tersebut dan mendoakan semut tersebut agar sampai pada tujuannya.
Apakah anda sudah tahu tujuan hidup anda? Tentukanlah dari sekarang tujuan hidup anda sehingga anda tahu arah hidup anda.
SUKSES BUAT ANDA
segengam garam segelas air
Alkisah menceriataka Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.
“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk
tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang
murid muda.
Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.”
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.
“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata
Sang Guru. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.
“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.
“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.
“Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, “Bagaimana rasanya?”
“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.
“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”
“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. “Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah.”
Si murid terdiam, mendengarkan.
“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya ‘qalbu’(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya
tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu
jadi sebesar danau.”
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.
“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk
tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang
murid muda.
Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.”
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.
“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata
Sang Guru. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.
“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.
“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.
“Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, “Bagaimana rasanya?”
“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.
“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”
“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. “Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah.”
Si murid terdiam, mendengarkan.
“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya ‘qalbu’(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya
tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu
jadi sebesar danau.”
Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek...
Alkisah menceritaka ada seorang santri sudah bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir.
Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. "Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus ", kata Kyai. "Baik pak Kyai, apa pertanyaannya ?" "Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari kamu, kamu aku beri waktu tiga hari ". Akhirnya santri tersebut meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyai-nya.
Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk berat yg dapat di katakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam hati, " Inilah orang yang lebih jelek dari saya. Aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus ". Tetapi sesampai ia di rumah, timbul pikirannya. "Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa tahu pada akhir hayatnya Alloh memberi Hidayah (petunjuk) dan dia Khusnul Khotimah dan aku sekarang baik banyak ibadah tetapi pada akhir hayat di kehendaki Suul Khotimah,bagaimana ? Dia belum tentu lebih jelek dari saya.
Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan ketemu dengan seekor anjing yg menjijikan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb. Santri bergumam, " Ketemu sekarang yg lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi " . Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan gurunya. Waktu akan tidur sehabis 'Isya, dia merenung, "Anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh Alloh, sedangkan aku akan dimintai pertanggung jawaban yg sangat berat yg kalau aku berbuat banyak dosa akan masuk neraka aku. "Aku tidak lebih baik dari anjing itu.
Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya, "Sudah dapat jawabannya muridku ?" "Sudah guru", santri menjawab. " Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru". Sang Kyai tersenyum, "Kamu aku nyatakan lulus".
Pelajaran yg dapat kita petik adalah: Selama kita masih sama-sama hidup kita tidak boleh sombong/merasa lebih baik dari orang/mahkluk lain. Yang berhak sombong adalah Alloh SWT. Karena kita tidak tahu bagaimana akhir hidup kita nanti. Dengan demikian maka kita akan belajar berprasangka baik kepada orang/mahkluk lain yg sama-sama ciptaan Allah SWT
Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. "Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus ", kata Kyai. "Baik pak Kyai, apa pertanyaannya ?" "Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari kamu, kamu aku beri waktu tiga hari ". Akhirnya santri tersebut meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas pertanyaan Kyai-nya.
Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk berat yg dapat di katakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam hati, " Inilah orang yang lebih jelek dari saya. Aku telah beribadah puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus ". Tetapi sesampai ia di rumah, timbul pikirannya. "Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa tahu pada akhir hayatnya Alloh memberi Hidayah (petunjuk) dan dia Khusnul Khotimah dan aku sekarang baik banyak ibadah tetapi pada akhir hayat di kehendaki Suul Khotimah,bagaimana ? Dia belum tentu lebih jelek dari saya.
Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan ketemu dengan seekor anjing yg menjijikan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb. Santri bergumam, " Ketemu sekarang yg lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah haram dimakan, kudisan, jelek lagi " . Santri gembira karena telah dapat jawaban atas pertanyaan gurunya. Waktu akan tidur sehabis 'Isya, dia merenung, "Anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh Alloh, sedangkan aku akan dimintai pertanggung jawaban yg sangat berat yg kalau aku berbuat banyak dosa akan masuk neraka aku. "Aku tidak lebih baik dari anjing itu.
Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya, "Sudah dapat jawabannya muridku ?" "Sudah guru", santri menjawab. " Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru". Sang Kyai tersenyum, "Kamu aku nyatakan lulus".
Pelajaran yg dapat kita petik adalah: Selama kita masih sama-sama hidup kita tidak boleh sombong/merasa lebih baik dari orang/mahkluk lain. Yang berhak sombong adalah Alloh SWT. Karena kita tidak tahu bagaimana akhir hidup kita nanti. Dengan demikian maka kita akan belajar berprasangka baik kepada orang/mahkluk lain yg sama-sama ciptaan Allah SWT
Subscribe to:
Comments (Atom)